HALO SPORT – Manajer Tim Honda Racing Corporation (HRC) Alberto Puig terancam menjadi korban dari revolusi yang terjadi di jajaran petinggi tim pabrikan asal Asaka, Jepang ini.
Krisis berkepanjangan di MotoGP membuat Honda mencopot figur-figur penting di tim balap motor mereka.
Direktur Teknis Takeo Yokoyama dan General Manager Divisi Pengembangan Shinichi Kokubu sudah digusur.
Posisi Puig berpotensi digantikan Davide Brivio, mantan manajer tim Yamaha dan Suzuki.
Brivio berpeluang besar balik ke MotoGP setelah meninggalkan tim Formula 1, Alpine.
Brivio dikenal sebagai orang yang membawa Valentino Rossi ke Yamaha yang berujung berakhirnya dominasi Honda di MotoGP pada 2004.
Davide juga membawa Suzuki meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 melalui Joan Mir.
Keberhasilannya dalam menyinergikan kultur Jepang dengan Eropa disebut menjadi salah satu rahasia Suzuki meraih sukses meski dengan tim yang terbilang kecil.
Dengan skuad Repsol Honda saat ini pun Brivio telah mengenal sejumlah figur penting.
Selain Direktur Teknis Ken Kawauchi yang mantan orang Suzuki, dia juga mengenal dengan baik kedua pembalap Repsol Honda, Joan Mir dan Luca Marini.
Marini adalah adik tiri Valentino Rossi.
Kemungkinan Davide kembali ke MotoGP makin jelas dengan pernyataan Wakil Presiden Motorsport Alpine, Bruno Famin.
Famin menuturkan Brivio sudah punya rencana lain sehingga harus meninggalkan Alpine.
Rossi secara terang-terangan mendukung Brivio untuk menangani Repsol Honda yang kini diperkuat adik tirinya.
Marini memilih meninggalkan tim VR46 Racing Ducati demi membela skuad pabrikan mulai musim depan. (HS-06)