Pelanggar Protokol Kesehatan di Pasar Mindahan Jepara Langsung Swab di Tempat

Petugas melakukan swab test pada para pelanggar protokol kesehatan (prokes) di Pasar Mindahan, Kecamatan Batealit. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO JEPARA – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jepara, menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan (prokes) di Pasar Mindahan, Kecamatan Batealit, Selasa (22/12).

Puluhan warga yang kedapatan tidak memakai masker, saat itu juga langsung diwajibkan menjalani swab antigen di tempat.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jepara Muh Ali, mengatakan warga memang perlu diberikan edukasi secara terus menerus, tentang pentingnya memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun, serta menghindari kerumunan. Sebab, Kabupaten Jepara kembali ke zona merah penyebaran Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan swab antigen di tempat ini, akan memberikan efek jera kepada mereka,” kata dia.

Disampaikan, pada razia kali ini, tercatat sebanyak 29 orang yang harus melakukan tes cepat antigen. Walau demikian semuanya menunjukkan hasil nonreaktif atau tidak ada yang bergejala terinfeksi Covid-19.

“Tetapi seandainya ada yang muncul gejala, maka akan diambil langkah-langkah konstruktif, agar tidak sampai menular kepada orang lain,” tandasnya, seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Menurutnya, tes cepat antigen memiliki hasil yang lebih akurat hingga 80 persen, dibandingkan dengan tes cepat model sebelumnya. Dalam waktu kurang satu jam, hasilnya juga sudah bisa diketahui apakah reaktif atau nonreaktif.

Ditambahkan, setiap operasi gabungan juga disediakan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Dengan harapan, warga yang mendapatkan masker gratis, nantinya tetap dipakai terus menerus. Warga yang tidak memakai masker didominasi orang dewasa, meskipun ditemukan pula pelajar sekolah dasar (SD) yang ketahuan tidak bermasker.

Selain melakukan razia, lanjut Muh Ali, pihaknya juga mengedukasi masyarakat menggunakan pengeras suara, dengan mengingatkan warga yang berkunjung ke Pasar Mindahan untuk memakai masker dan menjaga jarak.

Warga Desa Bringin Kecamatan Batealit, Nur Faizah yang kedapatan tidak memakai masker, harus menjalani tes cepat atau swab antigen. Dia mengaku lupa membawa masker saat ke pasar.

“Kapok mas. Ini pengalaman pertama mengikuti tes swab. Alhamdulillah hasilnya nonreaktif. Lain kali lebih tertib pakai masker,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.