Pedagang Nyaris Menyerah, Pasar Bulu Makin Sepi

Kondisi kios buku dan optik di lantai tiga Pasar Bulu mangkrak dan sebagian besar tutup.

 

HALO SEMARANG – Belasan kios optik dan buku di lantai tiga Pasar Bulu nampak mangkrak karena ditinggal oleh pendagang. Dari pantuan Jumat (23/4/2021) siang, hanya ada beberapa pedagang yang masih bertahan di kiosnya.

Selain kios optik, di lantai tiga ini juga terdapat belasan kios yang berjualan peralatan rumah tangga, mereka nampak masih bertahan di Pasar Bulu meski kondisinya sepi. Akses ke lantai tiga Pasar Bulu bisa dibilang cukup mudah, karena untuk naik dari lantai satu ke lantai dua dan lantai tiga bisa menggunakan ekskalator atau tangga berjalan.

Sementara untuk akses turun tangga berjalan nampak mati, sehingga menyulitkan pengunjung untuk turun. Sementara di lantai dua mayoritas masih ditempati pedagang yang berjualan sayur, daging, sembako dan lainnya.

- Advertisement -

Ada beberapa kios yang nampak disegel meski tidak banyak. Sementara keadaan di lantai satu tak jauh berbeda dari lantai dua, pedagang fashion ini masih bertahan untuk menempati kios meskipun ada beberapa kios yang disegel oleh Dinas Perdagangan karena sepi dan pedagang terus merugi.

“Di lantai tiga ini kondisi sepi sudah berlangsung sejak setahun terakhir karena pandemi. Akhirnya banyak kios yang ditutup pemiliknya kemudian disegel oleh Dinas Perdagangan,” kata Abdullah salah satu pemilik kios.

Abdullah yang sudah tiga tahun berjualan di Pasar Bulu mengaku jika sebelumnya ia adalah pedagang pindahan dari Pasar Johar dan sempat direlokasi ke Pasar Johar Baru di Kawasan MAJT selama setahun.

“Namun kemudian dipindah ke Pasar Bulu, dulunya sempat ramai. Namun ya sekarang bisa dilihat hanya ada tiga sampai empat yang bertahan,” tuturnya.

Persis di depan kios miliknya pun telah disegel oleh Dinas Pedagangan, juga samping kios yang ia tempati juga mengalami nasib serupa.

Abdullah pun mengaku masih membayar retribusi pasar setiap hari sebanyak dua kali pagi dan siang. Besarannya Rp 2 ribu dan Rp 6 ribu. Dirinya berharap agar Dinas Perdagangan bisa kembali berinovasi untuk membuat Pasar Bulu kembali ramai, apalagi letaknya dianggap strategis karena berada di pusat Kota Semarang.

“Misalnya bisa dibuat ramai ya kami minta seperti itu. Kalau tidak bisa ya, carikan tempat buat kami agar bisa hidup,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan pedagang lain di lantai dua.

“Memang sepi, jarang ada yang datang juga. Tapi ya gimana lagi, tidak ada pilihan. Dari pada tidak berjualan malah tidak bisa makan,” ujar Sarinah pedagang buah di Pasar Bulu lantai dua.

Menanggapi mangkraknya kios di Pasar Bulu, Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Juan Rama menjelaskan, jika dirinya sudah mendengar keluhan pedagang yang ada di Pasar Bulu.

“Saya ingin mengusulkan ke Dinas Perdagangan agar kios yang tidak ditempati ini harus dimanfaatkan jadi tidak terkesan mangkrak dan bisa kembali hidup,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan, jika ia memiliki konsep untuk kios yang sudah tidak ditempati di lantai II dan III bisa dimanfaatkan sebagai sentra UMKM, tujuannya agar geliat perkenomian bisa kembali berjalan.

“Saya ingin usulan ini disampaikan dulu ke Ketua Komisi B, kemudian ada audiensi ke Dinas Perdagangan. Selain itu kita minta agar Dinas Perdagangan bisa inovatif, jangan nunggu pedagang untuk masuk tapi yang harus jemput bola dan memanfaatkan yang sudah,” tambahnya.

Menurutnya jika UMKM bisa mengisi lapak di kios Pasar Bulu dan menjadi ramai, justru mendorong pada pedagang lain untuk semangat berjualan.

Juan Rama juga menyayangkan sikap dari pedagang yang tidak menyerahkan kios yang tidak ditempati kepada Dinas Perdagangan, sehiggga menggantung dan terkesan mangkrak.

“Kami juga sudah komunikasi dengan Dinas Perdagangan, mereka sudah melakukan tindakan tegas. Kalau memang sudah tidak ditempati ya seharusnya dikembalikan. Tapi kenyataannya kok masih dibiarkan juga sampai harus disegel,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.