in

Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, PT Pupuk Indonesia MoU dengan Kapolri

Peresmian proyek revamping ammonia pabrik 2 PT Pupuk Indonesia (Persero) di Bontan, Kalimantan Timur, Kamis (29/1/2026). (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), berkaitan dengan kerja sama pendistribusian pupuk agar tepat sasaran.

Acara penandatanganan MoU yang berlangsung di PT Pupuk Indonesia, Bontan, Kalimantan Timur, Kamis (29/1/2026) tersebut, bersamaan dengan peresmian proyek revamping ammonia pabrik 2 perusahaan pupuk tersebut.

Hadiri dalam acara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wamentan Sudaryono, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, hingga Sultan Kutan Kartanegara ing Martadipura ke-XXI Adji Mohammad Arifin dan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Ada juga Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro beserta Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul.

“Alhamdulillah hari ini di samping kami dapatkan undangan mendampingi Ketua dan Pak Mentan melaksanakan peresmian revamping yang dilaksanakan di PT Kaltim, artinya negara bisa melaksanakan efisiensi khususnya dalam produksi pupuk sebesar 10 sampai 16 persen,” kata Sigit.

Adapun terkait MoU, kata Sigit juga diharapkan proses distribusi pupuk bisa tepat waktu.

Sebab jika dalam proses penyaluran terjadi keterlambatan, maka secara nasional akan membuat kerugian senilai ratusan triliun.

“Harapan kita sampai tepat waktu, karena tadi disampaikan bahwa keterlambatan satu minggu akan berdampak terhadap penurunan produktivitas dan apabila dinasionalkan itu merugikan seratu triliun,” kata Sigit, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Sigit juga menegaskan, dengan tertibnya proses distribusi pupuk tersebut, diharapkan bisa meningkatkan produktivitas para petani.

Sehingga, kata Sigit hal itu bisa menghasilkan swasembada pangan, sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Di satu sisi produktivitas akan berkurang ini yang menjadi perhatian kita. Sebagaimana arahan Pak Presiden kita sedang membuat road map ke depan selain wujdukan swasembada pangan ke depan kita betul-betul bisa wujudkan indonesia menjadi salah satu negara menjadi lumbung padi dunia,” tegas Sigit.

Oleh karena itu, Kapolri menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk maksimal dan optimal dalam mengawal proses distribusi pupuk di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami dari jajaran Polri berterima kasih dan kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan seluruh jajaran untuk ikut mengawal terkait distribusi pupuk sehingga tepat sasaran produktivitas petani juga betul-betul optimal dan pencapaian peningkatan swasembada pangan sebagaimana ditarget Pak Presiden betul-betul bisa berjalan dengan maksimal,” kata Sigit. (HS-08)

Tegal Raya dan Brebes Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Energi Bersama Swasta

Langgar Aturan Keimigrasian, Empat WNA Asal Tajikistan Dideportasi Imigrasi Semarang