in

Pasokan Sebagian Besar untuk MBG, Harga Daging Ayam di Kendal Alami Kenaikan

Pedagang daging ayam di Pasar Kendal.

HALO KENDAL – Terbatasnya pasokan dari supplier karena sebagian besar dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), membuat harga daging ayam potong maupun ayam sayur di pasar tradisional Kendal terus mengalami kenaikan.

Tidak hanya daging ayam, sejumlah komoditas pangan lain seperti telur dan sayur-mayur juga mengalami kenaikan harga akibat tingginya permintaan. Kondisi tersebut juga turut memengaruhi daya beli masyarakat.

Selain harga yang terus meningkat, para pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan. Tingginya harga membuat jumlah pembeli berkurang, sehingga omzet pedagang ikut terdampak.

Saat ini, harga daging ayam kampung di Pasar Kendal mencapai Rp 80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 70.000 per kilogram.

Sementara ayam pedaging naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Sedangkan harga ayam merah naik dari Rp 55.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Pedagang daging ayam di Pasar Kendal, Kuati mengatakan, meningkatnya harga sudah terjadi selama lebih dari dua bulan terakhir.

“Permintaan dari dapur MBG membuat pasokan ayam ke pasar tradisional menjadi terbatas. Dampaknya, harga jual di tingkat pedagang terpaksa mengalami kenaikan,” ujarnya, saat ditemui di Pasar Kendal, Jumat (9/01/2026).

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga pangan di pasaran. Dengan demikian, program Makan Bergizi Gratis tetap dapat berjalan tanpa memberatkan pedagang maupun masyarakat.(HS)

Angin Barat Lumpuhkan Nelayan, Pemkot Semarang Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Ekonomi Alternatif

Rasa Syukur Suyono Tandai Keberhasilan Program RTLH Kota Semarang