HALO SEMARANG – Francesco Bagnaia, yang akrab dipanggil Pecco, sukses membuat pembalikan pada MotoGP 2022.
Dari tertinggal 91 poin di belakang Fabio Quartararo, Pecco kini ganti memimpin 23 angka di depan pembalap tim Monster Energy Yamaha itu.
Kurang stabil pada tahap pertama, Pecco justru menggila di paruh kedua.
Performa gemilangnya membuat dirinya pantas menjadi calon juara dunia kelas utama MotoGP.
Meski saat ini memimpin, masih ada pihak yang menilai apa yang diperoleh Bagnaia berkat bantuan dari pembalap Ducati lain.
Pada musim ini tim Ducati memang menurunkan empat tim yang diperkuat delapan rider.
Pandangan negatif terhadap mantan anak didik Valentino Rossi itu dimentahkan Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi.
‘’Saya jengkel karena ada orang yang terus meremehkan Pecco. Saat ini sebenarnya tidak ada lagi yang harus dibuktikan oleh Pecco,’’ ujar Tardozzi seperti dilansir dari Speedweek.
Pembalap berkebangsaan Italia itu tinggal finis di urutan ke-14 pada Grand Prix (GP) Valencia, 6 November, mendatang untuk menyegel titel juara.
‘’Dia telah memenangkan setengah dari balapan yang telah dilakukan. Itu bukti yang tak terbantahkan,’’ tegas Tardozzi.
GP Valencia merupakan balapan penutup musim 2022.
Quartararo bisa mempertahankan gelarnya jika berjaya pada MotoGP Valencia, dan Pecco finis di luar 15 besar. (HS-06)