HALO SPORT – Javier Mendez, pelatih Islam Makhachev, memahami kemauan Arman Tsarukyan, yang tak mau menjalani duel dadakan lawan Makhachev.
Tsarukyan mendapat tiket melawan Makhachev, juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), setelah meraih kemenangan atas Charles Oliveira.
Menurut Mendez yang juga pemilik Sasana American Kickboxing Academy (AKA), Anhalkalakets, julukan Arman, memang tak perlu buru-buru melawan anak didiknya.
Secara teori, tak ada petarung lain yang lebih layak maju melawan Islam kecuali jagoan asal Armenia ini.
Arman kini nyaman bercokol sebagai penantang nomor dua di divisi ringan UFC.
Dia juga sedang dalam tren bagus dengan memetik empat kemenangan beruntun.
Dalam pandangan Mendez, tak buru-buru melawan adalah langkah terbaik untuk Tsarukyan.
’’Arman butuh waktu untuk bersiap dan itu langkah yang tepat,’’ ujar Mendez seperti dilansir dari Sport-Express.
Sebelum menghadapi Arman, Islam bakal dipertemukan dengan Dustin Poirier.
’’Saya pikir Arman melakukan hal yang benar. Jika yang diberikan tawaran semacam itu adalah orang lain, mungkin orang tersebut akan menerimanya,’’ jelas Mendez.
Javier sekarang menyiapkan Makhachev untuk meladeni Poirier.
Di atas kertas Islam bakal sulit ditundukkan karena unggul secara fisik dan teknik.
Poirier cuma memiliki kelebihan pada pengalamannya yang lebih banyak. (HS-06)