“Baznas Kabupaten Kendal akan selalu melangkah dalam pengelolaan zakat, infaq dan sadaqah di Kabupaten Kendal menuju menjadi yang lebih baik,” ujarnya.
Syamsul Huda menjelaskan, kegiatan rakor dan bimtek selain menyampaikan hasil evaluasi dari tahun kemarin, juga melakukan penjelasan terkait peraturan sistem pembayaran zakat yang dilakukan langsung dari BPKAD Kendal.
“Jadi rakor ini kita adakan setiap awal tahun intinya kita membahas tentang optimalisasi pembayaran zakat kepada ASN dan penyaluran atau distribusi yang telah kita lakukan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kendal, Sugiono menyampaikan, zakat melalui UPZ yang terkumpul pada tahun sebelumnya telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan atau mustahik.
“Hasil dari zakat kita semua ini tentu memberikan dampak yang sangat baik bagi saudara kita, melalui ini kita bisa membantu mereka dari beberapa program yang dibuat oleh Baznas,” ujarnya.
“Salah satunya tentu program kesehatan yang dilihat dari datanya cukup banyak telah membantu mustahik dalam mendapatkan fasilitas kesehatan,” imbuh Sugiono.
Lebih lanjut Sekda Kendal menambahkan, tahun 2023 diharapkan UPZ dapat lebih maksimal dan melalui aplikasi yang saat ini dikembangkan Baznas para UPZ menjadi lebih mudah dalam mengajukan proposal bantuan. (HS-06)