HALO KENDAL – Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, kembali meraih prestasi gemilang dalam pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025.
Penghargaan diberikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari kepada Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik, usai launching PBB-P2 di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Rabu (21/1/2026).
Abdul Malik mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, seraya berharap, kesadaran dan kedisiplinan tetap terjaga, dan masyarakat Desa Ngampel Wetan terus melunasi pajak dengan tepat waktu.
“Pembayaran PBB-P2 adalah kewajiban bagi warga yang memiliki tanah dan bangunan. Alhamdulillah warga kami patuh dan selalu membayar tepat waktu. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajiban,” ungkapnya.
Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Indonesia (Papdesi) Kendal itu menyebut, jika pelunasan kali ini adalah yang tercepat. Lantaran SPPT belum beredar, namun desanya sudah lunas.
“Sekali lagi kami berharap, warga Desa Ngampel Wetan dapat terus menjaga kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak secara tepat waktu, karena ini juga demi pembangunan daerah,” ujar Abdul Malik.
Semenrara, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Desa Ngampel Wetan, yang selama ini selalu tertib dan menjadi yang tercepat dalam pelunasan PBB setiap tahun.
“Selamat dan terima kasih kepada perangkat desa dan masyarakat Desa Ngampel Wetan, yang selalu tertib dalam pembayaran pajak PBB-P2. Rencananya, Desa Ngampel Wetan sebagai prioritas untuk program dari kabupaten,” ungkapnya.
Bupati menyebut, hal itu sebagai dukungan dalam peningkatkan PAD, dengan memaksimalkan penerimaan pajak untuk pembangunan. Selain itu, dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak, dan mendorong kepatuhan masyarakat membayar pajak.
“Ini dapat memotivasi pembangunan desa. Karena dana dari PBB akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur, seperti jalan, drainase, sekolah dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Senada disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kendal, Abdul Wahab, yang juga berharap, hal ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah untuk pembangunan di desa-desa.
Hal itu, lanjutnya, mengingat PBB-P2 sebagai salah satu PAD kabupaten yang menggerakkan pembangunan di Kendal.
Adapun desa-desa dengan lunas PBB-P2 tercepat, Desa Ngampel Wetan Kecamatan Ngampel, Desa Kadilangu Kecamatan Kangkung, Desa Kalices Kecamatan Patean, Desa Kalipakis Kecamatan Sukorejo, dan Desa Peron Kecamatan Limbangan.
“Program-program pembangunan bisa diprioritaskan sebagai reward terhadap desa-desa dan kecamatan yang lunas PBB-P2, agar dapat meningkatkan semangatnya untuk lunas,” ungkap Wahab. (HS-06)