HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) beberapa waktu lalu telah melaunching program “eMPPING PEDES” atau Mall Pelayanan Publik Keliling Pedesaan.
Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Kendal, Dwi Haryadi pada kesempatan itu menjelaskan, launching “eMPPING PEDES” sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan pelayanan perizinan bagi masyarakat.
“Mall Pelayanan Publik Keliling Pedesaan atau eMPPING PEDES adalah inovasi terbaru dari DPMPTSP untuk mendekatkan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Sehingga diharapkan lebih mempermudah pelayanan urusan perizinan dengan fleksibel dan efesien, tanpa harus masyarakat datang langsung ke kantor DPMPTSP,” jelasnya.
Sementara Sekda Kendal, Sugiono, mengapresiasi DPMPTSP yang menginisiasi program eMPPING PEDES untuk memberikan kemudahan pelayanan
kepada masyarakat.
“Melalui program inovasi ini tentunya akan lebih mempermudah para pelaku usaha, baik pelaku usaha besar maupun pelaku usaha kecil UMKM, karena pemerintah hanya bisa mengarahkan dan mendorong agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi, sehingga bisa lebih sejahtera,” ujarnya.
Sedangkan Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro menambahkan, program “eMMPING PEDES” diharapkan menjadi solusi untuk memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat, karena operasional Mall Pelayanan Publik (MPP) ini terkendala jarak yang sangat berpengaruh di Kendal.
“Maka rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan RI dan Ombudsman terkait MMP ini harus ada indikator yang dilengkapi dalam memberikan pelayanan berkelanjutan, salah satunya mendekatan MMP kepada masyarakat. Sehingga DPMPTSP menginisiasi program eMPPING PEDES untuk memberikan pelayanan keliling berkolaborasi dengan pihak terkait,” ujarnya.
Anang berharap, semua instasi yang terkait dengan pelayanan juga memiliki komitmen yang sama untuk melaksanakan program tersebut.
“Sehingga melalui eMPPING PEDES ini, informasi bisa tersampaikan kepada masyarakat dan para pelaku usaha di Kabupaten Kendal, supaya investasi bisa terus meningkat,” harapnya. (HS-06)