HALO SALATIGA – Pentingnya persiapan matang, termasuk menganalisa calon lawan melalui rekaman video disampaikan Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura, di hadapan 19 fencer (sebutan atlet anggar), tiga pelatih, dan manajer tim Anggar, saat meninjau langsung persiapan Pelatda Jateng cabang olahraga (cabor) anggar di Kota Salatiga, Senin kemarin (3/6/2024).
“Kenali musuh-musuhmu yang akan bertemu di PON. Lewat mana? Jangan lewat pertandingan, tetapi lewat video-video yang telah berlangsung, agar kita mengenali calon musuh, karena di anggar itu kan tidak ada jurus,” pesannya.
Kehadiran Bona Ventura bersama rombongan tim monitoring dan evaluasi (monev) KONI Jateng, terdiri dari Wakil Ketua Umum II, Dr Soedjatmiko, dan Erlangga Ardianza, menambah semangat dan motivasi para atlet dalam persiapan menuju PON XXI Aceh – Sumut.
“Saya yakin dengan kerja keras, persiapan yang matang, kekompakan, dan disiplin berlatih, kita bisa meraih hasil maksimal di PON. Anggar Jateng harus bisa menjadi yang terbaik,” tandasnya membakar semangat ke-19 atlet yang mengikuti Pelatda.
Sementara, salah satu atlet anggar Jateng yang turun di sabel, Agustin Dwi Damayanti, mengaku termotivasi dengan kunjungan dan arahan dari Ketua Umum KONI Jateng.
“Kami sangat termotivasi dengan arahan dari Pak Bona dan jajaran KONI Jateng. Kami akan berlatih lebih keras dan fokus untuk meraih medali emas di PON,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Dr Soedjatmiko, menyampaikan, KONI Jateng akan memberikan dukungan penuh kepada cabor anggar untuk mencapai target medali di PON.
“KONI Jateng akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan atlet anggar. Kami akan memberikan semua kebutuhan yang diperlukan agar para atlet bisa fokus berlatih dan meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Sedangkan pelatih anggar Jawa Tengah, Hendra Faradillah menegaskan, pihaknya optimistis bisa memenuhi target dua medali emas dari KONI Jateng.
“Dua medali emas ini kami prediksi dari sabel putra dan sabel beregu putra. Tapi kami juga mengincar emas lainnya dari tim putri. Semoga anggar di PON Aceh Sumut prestasinya lebih meningkat dan mengamankan lebih dari dua medali emas,” kata Hendra saat ditemui di sela-sela latihan.
Dirinya mengungkapkan, untuk meningkatkan performa atlet, pada bulan Juli akan dilaksanakan tryout ke Malaysia dan Singapura.
“Kenapa kami memilih Singapura dan Malaysia, dua negara ini termasuk yang kuat di Asia Tenggara. Kami ingin semua atlet yang terjun ke PON akan bertemu dengan atlet-atlet sekelas SEA Games untuk meningkatkan kemampuan dari sisi teknik maupun mental,” ungkap Hendra.
Hendra juga meyakinkan, secara fisik dan psikologis, para atlet yang masuk Pelatda Jateng sudah siap 100 persen.
“Secara fisik, seluruh atlet yang turun bertanding di PON sudah siap, dan telah menjalani latihan intensif selama beberapa bulan dengan menunjukkan performa yang baik. Dari sisi psikologis, tinggal menyakinkan target di PON minimal meraih dua medali emas. Saya yakin dengan mentalitas juara, kita bisa meraih hasil maksimal,” ungkap Hendra. (HS-06).