in

Modus Penipuan Travel Umrah, Polri : Beli 9 Tiket Gratis 1

Sumber : Tribratanews.polri.go.id

 

HALO SEMARANG – Kepolisian berhasil mengungkap modus penipuan travel umrah PT Naila Syafaah Wisata Mandiri (NSWM), yang sudah memakan sekitar 500 korban jemaah.

Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Ratna Quratul Aini, mengatakan ada empat modus penipuan yang diduga dilakukan oleh travel umrah itu.

Salah satunya adalah, lewat pemberian tiket dengan harga miring untuk ibadah umrah ke tanah suci. Namun, wisata religi tidak jelas.

“Modus mafia umrah, ada wisata religi, tarif umrah yang murah. Beli 9 tiket umrah gratis 1 dan calon jemaah juga diberi cashback dari orang yang merekrut,” jelas Kompol. Ratna Quratul Aini, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Dia mengungkapkan, pihaknya masih akan mengungkap jumlah korban, karena diduga banyak yang tidak berani melapor.

Untuk itu dia meminta semua korban penipuan travel umrah ini agar menghubungi kantor polisi terdekat.

“Saat ini kami fokus ke calon jemaah yang tidak jadi berangkat. Karena travel ini memiliki 300 cabang, tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, saat ini sudah ada 13 laporan di seluruh wilayah Polda Metro Jaya,” jelasnya lebih lanjut.

Kerugian

Satgas Anti Mafia Umroh Polda Metro Jaya, memperkirakan kerugian korban jemaah umrah dari Travel PT Naila Safaah Wisata Mandiri, bisa mencapai Rp 91 miliar. Kerugian itu mengacu pada korban yang mencapai lebih dari 500 orang.

Kasubdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Joko Dwi Harsono mengungkapkan, selain alami kerugian, Polisi juga menemukan aset-aset milik travel umrah itu, mulai dari bangunan hingga mobil dan barang elektronik.

“Jumlah dari aset perusahaan bisa bertambah dengan proses penyidikan dari kepolisian yang masih berlangsung. Apalagi, diduga cabangnya banyak. Ada di mana-mana. Bahkan, kami yakin banyak korban yang belum melaporkan,”jelasnya, Rabu (29/3/23).

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membongkar kasus penipuan travel umrah bernama PT Naila Safaah Wisata Mandiri dengan jumlah korban mencapai ratusan orang.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan Kementerian Agama (Kemenag) setelah mendapat informasi dari jemaah umrah yang tak bisa pulang ke Indonesia.

“Jadi korban ini mengadu ke Konjen di Arab Saudi, aduan itu kemudian disampaikan ke Kemenag dan akhirnya sampai ke kita,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Senin (27/3/2023).

Dari laporan itu, Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya langsung melakukan penyelidikan.

“Jumlah korban sejauh ini dari data yang kita dapat ada sekitar ratusan orang,” ucap Hengki. (HS-08)

Sebanyak 107 ASN Terima SK Pensiun, Dua Jabatan Kadinas Akan Diisi Plt

Mahasiswa Harus Dibebaskan dari Paham Radikalime