HALO SEMARANG – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar seminar literasi digital bertajuk Pilah Postingan, Refleksi, Informasi, Saring dan Edukasi (POST RISE) di SMK Kristen Terang Bangsa.
Kampanye tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya hoaks serta membangun kebiasaan untuk lebih selektif dalam menerima dan membagikan informasi di ruang digital.
Sesi materi pertama disampaikan oleh Heri Pamungkas selaku Direktur Operasional TVKU sekaligus dosen Ilmu Komunikasi Udinus. Ia memaparkan bentuk dan pola penyebaran hoaks serta dampaknya terhadap masyarakat. Heri juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip MPULK yang berarti Mimpikan, Pikirkan, Ucapkan, Lakukan, dan Konsisten.
“Segala tindakan di dunia digital memiliki jejak yang dapat memengaruhi reputasi kita dalam jangka panjang. Karena itu penting untuk selalu berhati-hati sebelum membuat atau membagikan konten agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (15/12/2025).
Sementara itu, Ketua pelaksana, Raki Fariz Pangestu, menjelaskan bahwa derasnya arus informasi digital membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan memilah dan memahami informasi secara lebih kritis.
“Informasi yang beredar saat ini sangat cepat dan tidak semuanya benar. Oleh karena itu kegiatan ini diadakan agar siswa lebih sadar dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks. Pemahaman mengenai literasi digital adalah langkah awal yang penting untuk menjadi pengguna media yang cerdas,” kata Raki.
Senada, Dosen pendamping, Muhammad Hasan Basori menyatakan bahwa kampanye POST RISE merupakan upaya memperkuat kecakapan literasi digital di kalangan pelajar. Ia menegaskan pentingnya pembiasaan dalam memeriksa kebenaran informasi sebelum dibagikan kepada publik.
“Melalui POST RISE, kami ingin mendorong generasi sekarang untuk lebih berhati-hati ketika menerima informasi di media digital. Setiap orang kini memiliki peran sebagai agen penyebar informasi sehingga tanggung jawab itu harus dijalankan dengan baik. Kami berterima kasih kepada SMK Kristen Terang Bangsa yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” papar Hasan.
Di sisi lain, Kepala Sekolah SMK Kristen Terang Bangsa, Reni Kumalasari menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kampanye literasi digital ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pada hari ini. Materi yang disampaikan memiliki manfaat besar bagi siswa karena dapat membantu mereka memahami pentingnya memilah informasi di tengah maraknya penyebaran berita yang tidak valid,” imbuh Reni. (HS-06)


