HALO BATANG – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali mengadakan kegiatan Sedekah Laut Nelayan Roban Barat 2025, baru-baru ini sebagai upaya melestarikan budaya lokal, sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat pesisir.
CSR dan Community Relation Manager PT BPI, Ahmad Lukman, mewakili General Manager Stakeholder Relation BPI, Aryamir H Sulasmoro, mengatakan kegiatan syukuran nelayan ini, merupakan tradisi menyambut bulan Sura.
Melalui prosesi nyadran atau sedekah laut, masyarakat mengekspresikan rasa syukur atas rezeki dari laut dan memanjatkan doa keselamatan.
Dia juga menyampaikan, dalam mendukung acara tahunan ini, pihaknya terlibat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), yang bertujuan mendorong pelestarian tradisi masyarakat nelayan.
Dukungan ini diberikan karena BPI meyakini bahwa menjaga warisan budaya adalah bagian penting dalam membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.
“Acara ini diramaikan dengan pengajian, larung sesaji, seni tradisional, dan wayang kulit sebagai wujud pelestarian budaya. agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi Masyarakat,” katanya di Dukuh Roban Barat, Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Kamis (10/7/2025).
Ahmad Lukman berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi warga untuk senantiasa bersyukur dan memohon keberkahan dari Allah Swt.
“Semoga laut kita senantiasa terjaga kelestariannya serta menjadi sumber rezeki yang melimpah, khususnya bagi para nelayan,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungsegog Rusbad, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak dalam sambutannya mengucapkan terima kasih terhadap para instansi dan para donatur yang sudah mendukung acara ini.
“Atas terselenggaranya kegiatan syukuran sedekah laut ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh instansi, para donatur, khususnya PT Bhimasena Power Indonesia, serta semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dan menjadi bentuk nyata kebersamaan dalam melestarikan tradisi serta menjaga keberkahan laut,” ungkapnya.
Melalui dukungan terhadap kegiatan Sedekah Laut Nelayan Roban Barat, BPI berharap nilai-nilai luhur dan semangat gotong royong masyarakat nelayan dapat terus dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang, sebagai bagian dari identitas budaya dan keharmonisan sosial masyarakat pesisir.
Selain mendukung pelestarian budaya, BPI juga secara konsisten menjalankan berbagai program pemberdayaan di wilayah pesisir, pembangunan rumah ikan untuk perekonomian nelayan, serta penanaman mangrove untuk menjaga ekosistem laut.
“Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen BPI dalam memperkuat ketahanan ekonomi nelayan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir,” ujar dia. (HS-08)