HALO REMBANG – Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’ mendorong warganya yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk segera mendaftarkan diri beserta keluarganya.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’, Rabu (15/3/2023), terkait penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2023, yang diperoleh Pemkab Rembang, dari Pemerintah Pusat, yang diterima sejari sebelumnya.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian, kepada Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’, di Balai Sudirman Jakarta.
Wakil Bupati Rembang, menjelaskan penghargaan UHC diberikan, karena hingga hingga per 1 Maret 2023, telah lebih dari 95 persen warga Kabupaten Rembang, masuk dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Kabupaten Rembang telah mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan sejak September 2022 lalu. Per Februari 2023, sebesar 96,07% atau sebanyak 621.536 jiwa penduduk Kabupaten Rembang telah mempunyai jaminan kesehatan,” ujarnya.
Dengan demikian warga Kabupaten Rembang yang belum terdaftar sebagai peserta JKN sebanyak 3,83 persen.
Dia meminta mereka semua dapat terdaftar sesuai ketentuan, agar cakupan kepesertaan JKN terus meningkat.
Bagi warga yang mampu, dapat mendaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta Pekerja Penerima Upah (PPU).
Adapun bagi yang kurang mampu, dapat mengajukan diri untuk mendaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah atau peserta Penerima Bantuan Iuran yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat.
Wabup Rembang juga mengungkapkan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga, dan menjadi salah satu fokus penyelenggaraan pemerintahan.
Pihaknya ingin memastikan seluruh warga Kabupaten Rembang memiliki jaminan kesehatan yang baik.
“Program JKN menjadi pilihan karena dinilai cukup komprehensif untuk meningkatkan derajat kesehatan warga Kota garam,” jata dia.
Secara terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Wahyu Giyanto menginformasikan saat ini untuk layanan kesehatan di Kabupaten Rembang, sudah tersedia 79 fasilitas kesehatan, yang bekerja sama, yaitu 50 fasilitas kesehatan
tingkat pertama (FKTP), 25 fasilitas penunjang (apotik, laboratorium dan optic) serta 4 rumah sakit.
“Harapannya seluruh penduduk Kabupaten Rembang yang sudah menjadi peserta JKN dapat mendapatkan akses kesehatan yang mudah,” tuturnya.
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin yang hadir dan menyerahkan sebagian penghargaan, menyampaikan terima kasih pada pemda, yang telah berkomitmen melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam Inpres Nomor 1 tahun 2022, salah satu instruksi Presiden kepada Gubernur dan Bupati/Walikota adalah mendorong target RPJMN.
“Targetnya 98% penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui Program JKN-KIS pada tahun 2024, dengan mengalokasikan anggaran dan pembayaran iuran serta bantuan iuran penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah. Sampai dengan 1 Maret 2023 jumlah penduduk Indonesia yang sudah dijamin akses layanan kesehatan melalui Program JKN-KIS sebanyak 252,1 juta jiwa atau lebih dari 90% dari seluruh penduduk Indonesia, ” kata dia. (HS-08)