in

Kunjungan MIFA Academy Bali Ke DAI Kendal, Diharapkan Para Siswa Lebih Giat Berlatih

Kunjungan MIFA Academy Bali di Markas Diklat Azfa Indonesia (DAI) di Kecamatan Cepiring, Kendal, Senin (26/8/2024).

HALO KENDAL – Dalam rangka menjalin silaturahni dan langkah kerja sama antarlembaga dalam bidang pertukaran siswa dan pengembangan kapasitas MIFA Academy Bali melakukan kunjungan di Diklat Azfa Indonesia (DAI) Kendal, Senin (26/8/2024).

Kunjungan dari club sepak bola dari Kuta Bali tersebut dipimpin Muhammad Imron sebagai owner MIFA Coaching dengan membawa siswa dan pengurus sebanyak 26 orang.

Kunjungan rombongan diterima ketua Yayasan Azfa Indonesia, Ahmad Syaifudin atau yang akrab disapa Kang Asep, didampingi CEO DAI Kendal, Hanif Noviaratrianto.

Kang Asep menyampaikan selamat datang kepada rombongan MIFA Coaching dari Bali yang telah mengunjungi DAI Kendal untuk bersilaturahmi dan menjalin kerja sama antarlembaga.

“Selamat datang kepada rombongan dari MIFA Coaching Kuta Bali yang meluangkan waktu untuk berkunjung di Diklat Azfa Indonesia Kabupaten Kendal. Semoga dengan silaturahmi dan kerja sama yang terjalin dapat meningkatkan kualitas para siswa atau santri Diklat Azfa Indonesia Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Imron menyampaikan pesan kepada siswa DAI, untuk terus berlatih dan mengasah diri dengan penuh kedisiplinan. Dirinya juga berharap, para siswa jangan merasa puas dengan capaian. Menurutnya, untuk menjadi pemain professional tidak boleh berhenti berlatih dan belajar.

“Adik-adik harus terus berlatih disiplin dan penuh percaya diri. Karena untuk menjadi seorang olahragawan profesional yang berprestasi harus dilalui dengan latihan dan berlatih yang keras,” pesannya.

Sedangkan CEO DAI Kendal, Hanif Noviaratrianto menambahkan, program DAI yang berdomisili di Kecamatan Cepiring, Kendal, tidak hanya fokus pada keterampilan sepak bola saja, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai agama dan hafalan quran.

Dijelaskan, saat ini jumlah siswa yang mengikuti DAI Kendal total sebanyak 50 anak. Terdiri dari pemain mukim ada 20 siswa dan non-mukim ada 30 siswa.

“Dengan bimbingan dari pelatih dan ustaz yang berpengalaman, maka anak-anak didik dan santri DAI Kendal akan siap menghadapi masa depannya dengan penuh percaya diri. Baik bidang olahraganya maupun di akhlaknya,” ujar Hanif.(HS)

KPU Jateng Pastikan Kesiapan Hadapi Pilkada 2024

Demo Mahasiswa di Depan Balkot Semarang Ricuh