in

Kudus Terendam Banjir, Yamaha Beri Servis Gratis Motor Bagi Warga Mejobo

Stand Yamaha dipakai sebagai bengkel untuk memperbaiki motor warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Mejobo, Kudus, Sabtu (23/1/2026).

AKIBAT curah hujan yang tinggi di awal Januari 2026, membuat beberapa wilayah di Jawa Tengah tergenang banjir. Di Kecamatan Mejobo, Kudus misalnya merupakan salah satu daerah yang terkena dampak cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko mengatakan, bahwa mengenai skala dampak banjir yang terjadi cukup parah. “Di Kecamaata Mejobo, kurang lebih terdapat 870 rumah warga yang terdampak banjir di sejak Sabtu (10/1), meskipun saat ini untuk genangan di ruas jalan sudah mulai surut,” ujar Eko Hari Djatmiko di Kudus, kepada awak media, Minggu (11/1/2026).

Adapun rincian desa yang terdampak beserta jumlah rumah yang terendam adalah sebagai berikut; Desa Mejobo (425 rumah), Desa Jojo (200 rumah), Desa Golantepus (150 rumah), Desa Tenggeles (40 rumah), Desa Kesambi ( 35 rumah), Desa Temulus (20 rumah). Lalu di Desa Hadiwarno membuat sekitar 20 hektare sawah yang terdampak.

Ditambahkan Eko, banjir ini dipicu oleh melimpasnya debit air dari beberapa sungai yang melintasi pemukiman warga, di antaranya Sungai Piji, Sungai Dawe, Sungai Logung, Sungai Mrisen, Sungai Nolo, dan Sungai Jati Pasean. Ketinggian genangan air di lokasi terdampak dilaporkan cukup bervariasi.

“Untuk ketinggian genangan bervariasi antara 5-40 sentimeter,” tambah Eko.

Menilik dari dampak banjir tersebut, beberapa aktivitas warga hampir dipastikan terganggung. Terutama terkait moda transportasi, lebih spesifik sepeda motor yang memang menjadi moda transportasi warga. Untuk itulah, Yamaha hadir ditengah-tengah warga yang terdampak.

“Dampak banjir memang menyeluruh. Selain rumah terendam, perabot rumah tangga yang juga terendam dan tentu saja sepeda motor. Padahal sepeda motor ini merupakan sarana transportasi yang sangat vital bagi warga,” jelas Muhammad Masri, Kepala Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, saat ditemui di Balai Desa Kesambi, Sabtu, (23/1/2026).

“Jadi service gratis yang diberikan oleh Yamaha, yang dilakukan oleh Yamaha ini sangat membantu kami. Sepeda motor warga yang sebelumnya mogok karena terendam banjir bisa digunakan kembali. Tidak hanya service saja, tetapi oli sepeda motor juga diganti. Terima kasih Yamaha,” ujarnya, yang juga mewakili warga Desa Kesambi.

Menurut Bill Gunawan, Chief DDS 3 PT Yamaha Indonesia, pihaknya menerjunkan tiga mekanik dan satu service advisor, kendaraan berbagai merk dan type telah mendapatkan perawatan di Halaman Desa Kesambi.

“Ibaratnya, yang kami lakukan adalah memberikan pertolongan pertama. Sebagian besar bahkan semua sepeda motor terendam banjir mesinnya tidak bisa dihidupkan. Jelas karena tangki kemasukan air dan beberapa komponen lain juga kemasukan air. Kami hadir di sini untuk memberikan pertolongan pertama, bagaimana sepeda motor yang mesinnya mati bisa dihdupkan. Penggantian oli secara gratis kami lakukan agar sepeda motor tersebut bisa dihidupkan kembali,” papar Bill Gunawan.

“Oleh karena itu, kami tetap menyarankan kepada pemilik, agar setelah kondis bisa dihidupkan dan digunakan untuk secepatnya ke bengkel resmi, agar mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif,” sambung Bill.

Dari pengamatan di lokasi Service Gratis, beberapa sepeda motor yang terendam cukup masih tersisa bekas rendaman air. Bahkan, beberapa motor matic non Yamaha yang terendam hingga menyisakan air di bagian lampu depan. Sementara beberapa motor lainnya, setelah jok dibuka, terlihat lumpur yang cukup pekat terdapat di sepeda motor tersebut.

“Inilah yang tadi kami sampaikan bahwa setelah sepeda motor bisa dihidupkan agar diservice di bengkel untuk mendapatkan penanganan yang komprehensif. Karena mungkin saja beberapa komponen harus diganti akibat terendam banjir,” pungkasnya. (HS-06)

Gabung Night Ridding Bareng Komunitas Aerox, Andre Wijaya: Asyik dan Sensasional

Perbaikan Jalan di Kabupaten Semarang Direncanakan Rampung sebelum Lebaran