in

Korban KDRT di Purbalingga Akhirnya Meninggal Dunia

Ilustrasi pelecehan seksual

HALO PURBALINGGA – Samini (65), warga Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, yang diduga menjadi korban KDRT sang suami, Sugianto (69), akhirnya meninggal dunia, Selasa (20/2/2024).

Nyawa korban tidak berhasil diselamatkan usai dirujuk ke RS Margono Soekarjo Purwokerto dari RS Siaga Medika Purbalingga.

“Akhirnya korban meninggal dunia, barusan di Rumah Sakit Margono,” terang Kapolsek Bojongsari, Polres Purbalingga, AKP Kusmono.

Dijelaskan, dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal karena luka parah yang dialaminya. Korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri dan memar di atas mata kiri.

Kapolsek menyebut, dari keterangan para saksi dan pengakuan pelaku, penganiayaan berawal dari cekcok pasutri tersebut. Diduga, istri pelaku berulang kali pengungkit permasalahan yang sudah lampau membuat pelaku kalap.

“Diduga karena ucapan korban membuat pelaku gelap mata. Pelaku mengambil kayu panjang di gubug samping rumah, lalu masuk ke dalam rumah dan menghampiri korban yang berada di dapur. Kemudian pelaku memukul kepala korban dengan kayu dari belakang,” jelas Kapolsek.

Akibat pukulan tersebut, sang istri langsung terjatuh dan kepalanya menghantam meja dapur yang terbuat dari cor semen.

“Usai memukul istrinya, pelaku langsung mengambil baju dan perlengkapan pribadi kemudian pergi ke Polsek Bojongsari untuk melaporkan kejadian dan menyerahkan diri,” jelas Kapolsek.

Kemudian, pihak Polsek Bojongsari mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian. Korban dibawa ke RS Siaga Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

Dengan meninggalnya korban, imbuh Kapolsek, kasusnya kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Purbalingga.

“Atas perbuatannya, pelaku bisa dikenakan pasal penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Juga bisa pasal tentang kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT,” imbuhnya.(HS)

Bawaslu Kota Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Politik Uang di Masa Tenang Pemilu

Suku Naju’u Hibahkan Lahan untuk Bangun Sekolah Kristen di Pelosok NTT