in

Ketua PKK Cilacap Tegaskan Stop Seremonial dan Hapus Budaya Oleh-oleh

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman melantik Ketua TP PKK tingkat kecamatan, di Pendopo Wijayakusuma Sakti, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/1/2026). (Foto : cilacapkab.go.id)

​Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman melantik Ketua TP PKK tingkat kecamatan, di Pendopo Wijayakusuma Sakti, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/1/2026). (Foto : cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – ​Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, meminta para pengurus TP PKK di tingkat kecamatan, menyederhanakan penyambutan kunjungan kerja, serta meniadakan tradisi pemberian buah tangan atau “oleh-oleh”.

​Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman saat melantik Ketua TP PKK tingkat kecamatan, di Pendopo Wijayakusuma Sakti, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/1/2026).

Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan penyampaian Pengantar Tugas Camat se-Kabupaten Cilacap, oleh Pemkab Cilacap.

”Kami harapkan pelaksanaannya secara sederhana saja. Bukan sambutan yang meriah, bukan oleh-oleh yang banyak. Tapi yang kami harapkan program kami bisa langsung sampai ke masyarakat,” kata Ira Tanti, seperti dirilis cilacapkab.go.id.

​Ira menegaskan, efektivitas program jauh lebih penting ketimbang kemeriahan acara penyambutan.

Ia mengungkapkan bahwa tahun ini, organisasi menghadapi tantangan efisiensi anggaran, sehingga setiap kegiatan harus tepat sasaran dan tidak boros.

​”Ibu-ibu yang terpilih adalah ibu-ibu hebat. Harus cepat menyesuaikan diri. Di tengah keterbatasan, kita dituntut kreatif dan inovatif,” tambahnya.

​Merespons keterbatasan anggaran tersebut, Ira Tanti juga menyampaikan permohonan khusus secara terbuka kepada para camat selaku Ketua Pembina PKK kecamatan, untuk memberikan dukungan sumber daya penuh, kepada PKK agar roda organisasi tetap berjalan maksimal.

”Harapan kami Mas Bupati memberikan arahan kepada para Pembina (Camat) agar effort-nya maksimal dalam membantu kegiatan PKK,” pinta Ira.

Senada dengan sang istri, Bupati Syamsul Auliya Rachman, menekankan posisi strategis TP PKK sebagai mitra pemerintah.

Ia meminta Ketua TP PKK Kecamatan menjadi motor penggerak yang aktif mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara nyata, bukan sekadar pendamping suami.

​”Saya berharap terbangun sinergi yang kuat antara TP PKK dan pemerintah kecamatan, sehingga program pembangunan khususnya yang menyentuh kebutuhan keluarga dapat berjalan lebih efektif,” ujar Syamsul.

​Bupati Syamsul mengingatkan para camat yang menempati wilayah baru, untuk segera beradaptasi.

Ia menginstruksikan para pejabat kewilayahan tersebut untuk menjadi pemimpin yang hadir dan responsif, serta mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan di wilayah kecamatan.

Seperti diketahui, adapun yang dilantik sebanyak 21  ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, serta reorganisasi pergantian antar waktu pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap masa bhakti 2026-2030  sesuai dengan surat Tugas  Ketua Tim Penggerak PKK  Kabupaten  Cilacap Nomor 007/S.T/PKK.Kab/1/2026. (HS-08).

 

 

Bupati Cilacap Targetkan Daerahnya Jadi Destinasi Wisata dan Investasi Nasional

Gelar Parenting Ideologi di SMAN 2 Jakarta, Densus 88 Bekali Orang Tua Deteksi Dini Radikalisasi Anak