in

Ketua PC GP Ansor Dilantik Jadi Kepsek SMP NU 02 Kendal

Pelantikan 11 Kepala Sekolah di lingkungan Ma'arif NU Kendal, yang dilaksanakan di STIK, Jumat (26/1/2024).

HALO KENDAL – Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kendal, Misbahul Munir dilantik sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMP NU 02 Al Hidayah Kendal. Dirinya dilantik bersama 10 kepala sekolah lainnya di lingkungan Ma’arif NU Kendal, yang digelar di aula kampus Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK), Jumat (26/1/2024).

Gus Misbah sapaan akrab Misbahul Munir usai dilantik mengatakan, sebagai garda terdepan khususnya di lingkungan NU, dirinya siap menjalankan amanah serta memberikan pemahaman dan penguatan Islam ala Ahlussunah wal Jamaah Annahdliyah kepada siswa didiknya.

“Siswa remaja usia SMP atau MTs ini lebih mudah dimasuki pemahaman, bisa jadi mereka itu dimasuki pemahaman yang salah. Untuk menghindari hal itu kita harus segera membentengi dengan aqidah Aswaja. Kita ini menjadi orangtua pengganti ketika di sekolah, maka kita harus menganggap mereka itu sebagai anak kita sendiri,” ujarnya.

Terkait dengan progam dari SMP NU 02 Al Hidayah Kendal, pihaknya akan menjadikan sekolah berbasis budaya. Menurutnya, pembelajaran berbasis budaya merupakan strategi penciptaan lingkungan belajar yang nyaman dan perancangan pengalaman belajar yang berbeda dari umumnya.

“Jadi ketika siswa lulus, harapannya mereka itu masih teguh memegang adat budaya. Dan nantinya dengan membentengi aqidah, para siswa hapal doa qunut, hingga tahlil serta dapat memimpin tahlil di lingkungannya,” tandas Gus Misbah.

Selain Misbahul Munir yang menjabat sebagai Kepala SMP NU 02 Al Hidayah Kendal, juga turut dilantik, Masrur sebagai Kepala SMP NU 10 Ringinarum, Ali Rosidin sebagai Kepala SMP NU 04 Sunan Abinowo Ngampel, Mukhammad Khusnul Adib sebagai Kepala MI NU 26 Pidodowetan Patebon, Esty Rahayu sebagai Kepala MI NU 50 Mlatiharjo Patean, Haryati sebagai Kepala MI NU 23 Ngadiwarno Sukorejo, Ainur Rofiq sebagai Kepala MI NU 16 Kaligading Boja, Binti Wahibus Zainuriyah Riyatul Hamidah sebagai Kepala MI NU 68 Leban Boja, Shodiqin sebagai Kepala MTs NU 29 Patean, Agus Fadilah sebagai Kepala MI NU 72 Unggulan Al Fadlu Kedungasri Ringinarum dan Mustofa sebagai Kepala MI NU 65 Gebanganom Rowosari.

Sementara, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LPMNU) Kabupaten Kendal, Ahmad Khoiron mengatakan rahasia khidmah menjadi kepala sekolah yang sukses yaitu apa yang dikerjakan harus lebih besar daripada yang diterima.

Ditegaskan, seorang kepala sekolah dalam kinerjanya jangan hanya memikirkan atau menjalankan transaksional saja, tapi juga menjadi contoh suri tauladan, supaya mendapatkan keberkahan dari khidmah.

“Rasa bangga menjadi modal dasar untuk seorang kepala sekolah. Kalau sudah menjadi kepala sekolah maka otomatis membawa simbol NU, dan simbol itu secara merekat dan melekat harus lebih dalam daripada guru. Rasa kepemilikan sekolah itu harus lebih juga daripada guru,” tandas Khoiron.

Ditambahkan, kepala sekolah itu besar peranannya terhadap siswa dan sekolah. Untuk itu dirinya juga berharap antara kepala sekolah yang baru dengan yang lama tidak putus rantai silaturahmi dan komunikasi.

“Harapan kami, untuk tetap saling berkomunikasi demi kecerdasan siswa dan kemajuan sekolahnya. Jadi kita harus menjadi agen perubahan dan pembaharuan di lingkungan sekolah. Perubahan dan pembaruan tidak sebatas pengetahuan tetapi harus ditransformasikan ke kelas,” pesan Khoiron. (HS-06)

 

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Sabtu (27/1/2024)

TBRS Diproyeksikan Jadi Pusat Kesenian dan Kebudayaan Kota Semarang