in

Kenang Kakek yang Pernah Jadi Bupati, Andi Mallarangeng Kunjungi Grobogan

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, Kamis (25/01/2024), bertemu Bupati Grobogan, Sri Sumarni, di ruang kerjanya. (Foto : setda.grobogan.go.id)

 

HALO GROBOGAN – Suasana kekeluargaan mengisi ruang kerja Bupati Grobogan, Sri Sumarni saat menerima kunjungan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, Kamis (25/01/2024).

Andi Mallarangeng berkunjung ke Grobogan, dalam rangka mengenang Andi Patopoi, sang kakek yang pernah menjabat Bupati Grobogan, pada kurun waktu 1954-1957.

Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Anang Armunanto, pertemuan Bupati Sri Sumarni dan Andi Mallarangeng berlangsung santai, penuh canda, dan berbagi kisah.

Andi Mallarangeng pun menuturkan kisah tentang jejak pengabdian sang kakek di Grobogan sebagai kepala daerah.

Menurut dia, perjalanan hidup sang kakek hingga menjadi Bupati Grobogan, tak lepas dari Bung Karno.

Pada masa itu, Sang Proklamator Kemerdekaan Indonesia itu, menantang anak-anak muda di Makassar, untuk menjadi pemimpin di luar kampung mereka.

“Siapkah kalian?” kata Andi Mallarangeng menirukan tantangan Bung Karno.

Rupanya tantangan itu kemudian dijawab oleh Andi Patopoi, yang sebulan kemudian menjadi asisten residen di Pati.

Kisah pun berlanjut, sampai pada peristiwa kebakaran Pendapa Kabupaten Grobogan, yang menyebabkan Bupati saat itu turut menjadi korban.

Andi Patopoi pun kemudian ditunjuk untuk menggantikannya sebagai Bupati Grobogan.

Hal ini menurut Andi Mallarangeng sangat bersejarah dan spesial, karena kakeknya itu kemungkinan merupakan orang dari luar jawa pertama  yang menjadi Bupati di Grobogan.

Beriringan dengan obrolan napak tilas, Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengajak Andi Mallarangeng berkeliling pendapa, Kantor Bupati, dan Rumah Dinas serta halaman.

“Dulu ada meraknya ya Bu, sekarang kok sudah jadi taman-taman yang bagus,” kata Andi Mallarangeng kepada Sri Sumarni, seperti dirilis setda.grobogan.go.id.

Dalam pertemuan itu, Sri Sumarni juga mengungkapkan bahwa Andi Mallarangeng selalu menjaga komunikasi dengannya setiap tahun, memperkuat ikatan emosional dan historis antara keduanya.

Sri Sumarni pun berjanji untuk membagikan foto kakeknya kepada Andi Mallarangeng, sebuah penanda berharga dari warisan politik dan kebijakan yang telah dipersembahkan oleh kakeknya bagi Grobogan pada masa lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sri Sumarni juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan politikus senior tersebut, yang menyempatkan diri untuk melakakan napak tilas ini.

Menurut Sri Sumarni, kegiatan ini menunjukkan bahwa Andi Mallarangeng menghargai sejarah dan perjalanan politik yang telah membentuk Grobogan.

Sebagai sebuah kenang-kenangan, Bupati Sri Sumarni menyerahkan Buku “Grobogan Mempesona: Berbicara Sejarah dan Potensi” kepada Andi Mallarangeng.

Buku tersebut menjadi warisan intelektual yang menggali lebih dalam mengenai Grobogan. (HS-08)

Ciri-ciri Gigi Sehat yang Perlu Diketahui

Bupati Semarang Tegaskan Isu Ketimpangan Pembangunan Wilayah Utara dan Selatan Tak Lagi Relevan