in

Kapolres Sukoharjo Sebut Polri Komitmen Cegah Bullying sejak Anak Usia Dini

Babinkamtibmas Desa Pucangan, Aipda Iwan Subagiyo, bersama Kanit Binmas Polsek Kartasura, Aiptu Alis Setiyanto, melakukan sosialisasi antiperundungan di SD Negeri Pucangan 05 Kartasura, Jumat (23/05/2025). (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO SUKOHARJO – Personel Polres Sukoharjo hencar melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk mencegah aksi perundungan (bullying).

Seperti yang dilakukan babinkamtibmas Desa Pucangan, Aipda Iwan Subagiyo, bersama Kanit Binmas Polsek Kartasura, Aiptu Alis Setiyanto, yang melakukan sosialisasi antiperundungan di SD Negeri Pucangan 05 Kartasura, Jumat (23/05/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter positif dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Iwan Subagiyo juga memberikan imbauan kepada para siswa agar senantiasa mematuhi peraturan sekolah serta menghormati para guru.

Iwan Subagiyo, seperti dirilis humas.polri.go.id  menekankan pentingnya sikap disiplin dan saling menghargai antar sesama teman sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang positif.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa, yang turut diajak berdiskusi mengenai bentuk-bentuk perundungan serta cara menghindari dan melaporkan jika menjadi korban atau menyaksikan tindakan tersebut.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menyampaikan apresiasinya atas langkah preventif yang dilakukan jajaran Polsek Kartasura.

Menurutnya, pencegahan terhadap perundungan harus dimulai sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan dasar.

Polres Sukoharjo berharap, melalui kegiatan seperti ini, kesadaran akan pentingnya saling menghormati dan menjauhi kekerasan di lingkungan sekolah dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter generasi penerus bangsa.

“Polri hadir tidak hanya untuk penegakan hukum, tapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendidik dan membina generasi muda. Sosialisasi ini penting agar siswa paham bahwa bullying adalah tindakan yang tidak dibenarkan dan dapat berdampak serius bagi korban maupun pelaku,” tegas AKBP Anggaito. (HS-08)

Bioskop Baru di Rembang Putar Film Perdana, Bupati Tergelak saat Nonton “Cocote Tonggo”

Cegah Preman, Polres Purbalingga Gelar Patroli di Bank dan Koperasi