HALO GROBOGAN – Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan, menegaskan bahwa keberadaan polisi rukun warga (RW) tidak ada berkaitan dengan Pemilu serentak 2024.
Hanya kebetulan saja pelaksanaan launching program Polisi RW secara Nasional, berbarengan dengan tahapan Pemilu yang sudah mulai berjalan.
Hal itu disampaikan Kapolres Grobogan saat memberikan arahan dan pembekalan pada Polisi RW Polres Grobogan, di halaman apel Mapolres Grobogan, Kamis (25/5/2023).
‘’Jadi nanti dalam pelaksanaan Pemilu serentak, akan ada petugas pengamanan sendiri yang terlibat dalam Operasi Mantab Brata,’’ kata AKBP Dedy Anung Kurniawan, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Kapolres Grobogan mengatakan, sebagai Polisi RW, anggota Polres Grobogan yang telah ditunjuk harus memahami tugasnya.
“Yang harus dilakukan pertama kali adalah datang ke kelurahan atau desa masing-masing, untuk memperkenalkan diri pada kepala kelurahan, kades, babinsa, bhabinkamtibmas, serta para ketua RW, yang menjadi wilayah tugasnya,” ujar Kapolres Grobogan.
Lanjut, AKBP Dedy Anung Kurniawan meminta pada para Polisi RW, agar Minggu ini memperkenalkan diri, baik melalui jejaring media sosial maupun datang secara langsung untuk bertatap muka.
‘’Nanti minggu depan akan saya lakukan pengecekan secara acak, melalui Kades, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan ketua RW, apakah Polisi RW ini sudah menjalankan penekanan dari saya atau belum,’’ kata Kapolres Grobogan.
AKBP Dedy Anung Kurniawan menyampaikan, bahwa Polisi RW itu nantinya juga dituntut untuk melakukan pelaporan kegiatan secara rutin.
Menurut dia, kunjungan juga harus mengedepankan Pemolisian Masyarakat (community policing) guna mewujudkan kemitraan Polri dengan masyarakat.
Sehingga kegiatan ini juga sebagai momentum untuk mendengar keluhan-keluhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Grobogan mengimbau agar Polisi RW dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain itu, kehadiran Polisi RW di lapangan diharapkan dapat untuk mengidentifikasi adanya paham radikalisme yang masuk ke wilayah hingga, memperkenalkan diri dan menyosialisasikan apa yang sebenarnya menjadi tugas dari Polisi RW itu sendiri.
‘’Kunjungan juga harus mengedepankan pemolisian masyarakat (community policing) guna mewujudkan kemitraan Polri dengan masyarakat,” kata dia.
Dengan demikian kegiatan ini juga sebagai momentum untuk mendengar keluhan-keluhan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat terhadap polisi juga dipengaruhi oleh keramahan dan kedekatan polisi dengan masyarakat,” kata Kapolres Grobogan. (HS-08)