HALO BANYUMAS – Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro, melantik dan mengambil sumpah jabatan Junaidi, sebagai Penjabat (Pj) Sekda Banyumas, setelah sebelumnya diangkat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda, pada 30 November lalu.
Junaidi yang semula pernah mengemban jabatan sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banyumas itu, akan mengemban jabatan barunya hingga terdapat sekda definitif.
Hanung pada kesempatan tersebut. menitipkan 16 tugas yang harus dikawal dan diselesaikan dengan cepat oleh Junaidi.
Beberapa di antaranya adalah evaluasi Raperda APBD, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), dan mengawal progres pengelolaan semua komponen sistem kesehatan melalui Program Universal Health Coverage (UHC).
“Evaluasi tempat wisata pasca kejadian The Geong, penurunan kunjungan wisata Baturraden, terkait daerah Wangon; penataan kota lama Banyumas yang sebentar lagi akan selesai pembangunannya; tidak lanjut roadshow untuk dipilah mana yang dapat diakselerasi di tahun 2023 / 2024,” kata dia, seperti dirilis banyumaskab.go.id.
Selain hal-hal tersebut, dia juga menitipkan tugas untuk terus memantau proyek-proyek strategis yang sudah diaudit.
Juga mengakselerasi upaya mengatasi kemiskinan ekstrem, serta pemaparan evaluasi, rakor pengendalaian operasional kegiatan.
“Bulan ini saya juga ingin ada rapat Forkompimda terkait kondusivitas wilayah, lalu lintas dan kesiapan Nataru, pemaparan setiap OPD pada program 2024,” kata dia
Menanggapi hal tersebut Junaidi mengaku siap menuntaskan tugas yang diberikan oleh Pj Bupati, satu persatu sesuai tingkatan prioritas.
“Rencana akan kami rapatkan secara maraton. Di mulai dari Sabtu dan Minggu besok masing-masing dengan 4 topik pembahasan, dan sisanya akan dibahas pada hari Senin,” tuturnya
Terkait kemiskinan ekstrem, dia menuturkan bahwasannya hal tersebut menjadi salah satu masalah fundamental yang harus segera diselesaikan
“Untuk 8 indikator kemiskinan ekstrim sudah kami rincikan mana yang belum tercapai pada 2023 dan kami siapkam skenario untuk menyelesaikan di 2024. Harapannya Desember 2024 kemiskinan ekstrem di Banyumas sudah selesai,” ucapnya. (HS-08)