Jelang Pilkada Kendal, Ketua PCNU: Dukung Mendukung Calon Jangan Didramatisir

Bakal calon bupati Kendal (bacabup) Tino Indra Wardono dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) KH Mustamsikin saat bertemu Ketua PCNU Kabupaten Kendal, KH Danial Royyan di Tamangede Gemuh, Sabtu (15/8/2020) pagi.

 

HALO KENDAL – Dukungan kepada pasangan bakal calon bupati (bacabup) Tino Indra Wardono dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) KH Mustamsikin, terus mengalir.

Dukungan kali ini datang dari Ketua PCNU Kabupaten Kendal, KH Danial Royyan.

Hal tersebut disampaikan Kiai Danial, saat bertatap muka dan bersilaturahmi dengan Bacabup Tino dan Bacawabup Mustamsikin, di kediamannya, Tamangede Gemuh, Sabtu (15/8/2020) pagi.

Kiai Danial mengaku, sejak awal dirinya menginginkan agar Tino dan Mustamsikin berpasangan. Rupanya gayung bersambut dan keduanya mau berpasangan untuk maju di pilkada Kendal.

“Di NU, Pak Mustamsikin saya anggap seperti adik sendiri. Maka sejak awal saya bilang, harus ikut kakakmu dong, jangan ke mana-mana. Nah kalau untuk Mas Tino, sejak menjabat pengurus Ansor Jawa Tengah, sudah seperti anak saya,” ungkap kiai Danial.

Cuma, lanjutnya, dalam rangka mengarungi arus politik yang semakin gencar, banyak isu yang berseliweran dan bermacam-macam. Menurut Kiai Danial, karena dirinya ikut mengkonsep, jadi menanggapinya dengan santai, tidak terpengaruh sama sekali.

“Oleh karena itu, saya bersyukur kepada Allah SWT, meski didera isu yang miring, Pak Mustamsin dan Mas Tino tetap bersama-sama dengan saya, untuk dicalonkan sebagai bupati dan calon bupati Kendal,” jelasnya.

“Insya-Allah nanti akan ada deklarasi dari para kiai, dan tidak didramatisir. Soal dukung mendukung tak perlu didramatisir,” ungkap kiai Danial.

Dia juga mengaku, tidak senang membuat isu yang bersifat manufer dan yang suka membuat gaduh. Dirinya juga merasa tenang, tidak melihat kegaduhan-kegaduhan tersebut.

“Cuma kita menjaga fatsun politik. Ketika PDI Perjuangan dan PPP belum mengumumkan, kita tidak boleh mendahului. Meski saya sudah membaca fotocopynya, tidak mungkin jatuh ke calon yang lain,” jelas Kiai Danial.

Sementara itu, Tino Indra Wardono mengatakan, sebagai kader PDI Perjuangan dirinya yang sudah mendaftar melalui penjaringan DPC dan DPD, juga sebagai pengurus Ansor Jawa Tengah, pastilah akan takdim kepada kiai.

“Yang pasti doa, restu, pangestu beliau-beliau, ulama-ulama di Kendal ini, mengiring niat baik kami untuk membangun Kendal dan mensejahterakan masyarakatnya. Jadi sebagai kader NU saya nyuwun pangestu (minta restu) dari para kiai,” ungkap Tino.

Saat ditanya apa yang mendasari dirinya menjatuhkan pilihan kepada Kiai Mustamsikin untuk mendampingi dalam perhelatan Pilkada Kendal nanti, Tino menjawab soal kecocokan.

“Ya chemistry kita ketemu,” jawabnya singkat.

Disinggung kapan rekomendasi akan dikeluarkan atau diumumkan, Tino menyerahkan semuanya kepada DPP PDI Perjuangan. Namun dirinya menegaskan, tidak betul jika ada kaitannya dengan uang dan sebagainya.

“Jadi tidak benar, kalau ada yang mengkaitkan rekom ini dengan masalah uang dan sebagainya. Yang pasti DPP punya rencana dan kita tunggu hasil keputusannya bagaimana,” ungkap Tino.

Di tempat yang sama, Kiai Mustamsikin menyampaikan, bahwa untuk rekomendasi dari DPP PPP, sudah pasti jatuh untuk dirinya selaku Ketua DPC PPP Kendal. Untuk itu, dirinya lantas berkomunikasi dengan DPP dan muncul nama Tino Indra Wardono.

“Muncul nama Mas Tino saya sudah cocok dan tidak ada masalah. PPP menjatuhkan pilihan bersama PDI Perjuangan, maka prosesnya tetap menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan diumumkan,” jelasnya.

Mustamsikin berharap, muara dari pasangan nasionalis dan religius ini, akan mampu membawa Kendal lebih baik dan mampu mensejahterakan rakyat Kendal. (HS).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.