Jelang Hari Raya, Polsek Semarang Tengah Minta Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Gali Atmajaya, melakukan sidak peredaran uang palsu di sejumlah pasar tradisional, Jumat (23/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Jajaran petugas Polsek Semarang Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) wilayah di Bulan Ramadan dan menjelang Lebaran dan dipimpin langsung Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Gali Atmajaya, Jumat (23/4/2021).

Dalam sidak tersebut sejumlah pedagang kecil mengadu resah terhadap peredaran uang palsu.

Salah seorang pedagang daging ayam, Rusmini, mengaku sudah tiga kali mendapat uang palsu menjelang Lebaran.

- Advertisement -

“Tiga kali saya dapat uang palsu. Semua pecahan Rp 100 ribu. Kondisi pembeli waktu itu ramai dan saya tidak teliti,” ucap Rusmini kepada Kapolsek Semarang Tengah.

Selain Rusmini, pedagang lain, Wati mengaku sudah lima kali mendapat uang palsu pecahan Rp 50 ribu.

“Dapatnya pagi pagi baru buka lapak. Saya baru tahu waktu uang itu saya gunakan untuk membayar barang, dan penjualnya mengembalikan karena palsu,” tambah Wati.

Maraknya peredaran uang palsu yang menyasar ke pedagang kecil, membuat Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Gali Atmajaya memerintahkan anggotanya untuk secara rutin melakukan imbauan dan sosialisasi kewaspadaan peredaran uang palsu.

Kapolsek bersama Forkompimcam Semarang Tengah juga blusukan ke Pasar Beteng, untuk melakukan imbauan dan sosialisasi.

“Kami datangi satu persatu pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya peredaran uang palsu menjelang Lebaran ini. Kami harap dengan adanya imbauan, para pedagang lebih teliti lagi dalam bertransaksi,” kata Kompol Gali.

Selain imbauan kewaspadaan peredaran uang palsu, jajaran Polsek Semarang Tengah juga mengimbau agar masyarakat tidak mudik di masa pandemi ini.

Mengingat, kasus Covid-19 di beberapa daerah kembali meningkat, karena menurunnya kesadaran masyarakat dalam menjalani protokol kesehatan.

Dengan membagikan 500 masker, diharapkan masyarakat tetap disiplin jalankan protokol kesehatan.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.