HALO KENDAL – Pengajian rutin yang digelar Pemkab Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, kali ini menghadirkan penceramah kondang, Ustaz Syamsudin Nur Makka, Jumat (10/2/2023).
Hadir di acara pengajian tersebut, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Ketua TP PKK Wynne Frederica, Ketua MUI Kendal KH Asro’i Thohir, para Kepala OPD, serta jajaran ASN di lingkungan Setda Kendal.
Dalam sambutannya, Wabup Kendal menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ustaz Syamsudin di Kendal. Diharapkan, kehadiran ustaz yang juga sebagai pengisi acara program keagamaan di salah satu televisi swasta nasional ini bisa memberikan kesejukan bagi para jemaah yang hadir.
Menurut Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut, acara yang digelar merupakan kegiatan yang sangat baik yang bisa menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Selain itu kemarin NU telah merayakan Satu Abad NU. Mudah-mudahan persatuan umat Islam dan antarumat beragama di Kabupaten Kendal semakin kokoh,” ungkap Pakde Bas.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kendal, Wynne Frederica mengatakan, pengajian yang digelar diharapkan bisa rutin dilaksanakan sehingga dapat memberikan pembelajaran dan ilmu keagamaan bagi seluruh masyarakat Kendal.
Istri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto yang akrab disapa Chacha itu juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ustaz Syam (sapaan akrab Syamsudin Nur Makka) di Kendal, seraya berharap tauziah yang disampaikan bisa bermanfaat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ustaz Syam yang telah sudi meluangkan waktunya untuk hadir di Kendal. Mudah-mudahan apa yang nanti disampaikan bisa memberikan banyak pembelajaran dan manfaat bagi kita,” ujar Chacha.
Sementara dalam tausiyahnya yang bertema “Taubat Yang Diterima” Ustaz Syamsudin Nur Makka yang akrab disapa Ustad Syam ini memberikan tausiyah tentang ciri-ciri orang yang diterima taubatnya.
Dikatakan, setiap manusia memiliki kesalahan masa lalu, untuk menghapus dosanya dianjurkan untuk bertaubat. Namun hanya yang bersungguh-sungguh taubat yang akan mendapatkan ampunan Allah SWT.
“Ciri-ciri orang yang diterima taubatnya adalah orang yang tidak merasa melihat dirinya selamat dari dosa. Dia tidak merendahkan orang lain. Selain itu orang yang sedih karena dosa-dosanya,” ujarnya.
Ditambahkan, ciri-ciri lainnya adalah orang yang senantiasa berusaha mendekati orang-orang baik dan tetap di tempat yang baik, mereka yang bersungguh-sungguh dengan sesuatu yang sudah diwajibkan. Dan selalu menjaga lisannya.
“Sehingga orang yang telah taubatan nasuha secara sungguh-sungguh pastinya akan berusaha kuat untuk menjauhi setiap larangan Allah Subhanahu wa ta’ala,” imbuh Ustaz Syam.(HS)