HALO SEMARANG – Bones, julukan Jon Jones, menyebut Thiago Santos sebagai lawan terberatnya semasa masih berlaga di kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC).
Bones kini sudah naik kelas, dan akan memperebutkan sabuk juara divisi berat UFC melawan Ciryl Gane di Las Vegas, 4 Maret mendatang.
Petarung berkebangsaan Amerika Serikat (AS) ini membantah anggapan Gane adalah jagoan tipe kickboxer terhebat yang pernah dihadapinya.
Punya dasar bela diri muay thai, Gane sering disebut sebagai jagoan tipe stand up terbaik di kelas berat saat ini.
Bon Gamin, julukan Ciryl, juga dianggap sebagai petarung tipe berdiri terbaik yang bakal dihadapi Jon sepanjang kariernya.
Namun, Bones membantah dan menilai Santos lebih baik dari Gane.
Jones mengalahkan Santos lewat kemenangan angka tipis saat mempertahankan sabuk juara kelas berat ringan UFC pada 6 Juli 2019.
’’Thiago memiliki kecepatan seperti kilat, kekuatan, dan eksplosivitas,’’ ungkap Jones seperti dilansir dari MMA Junkie.
Menurut dia, dalam tiga laga terakhir, Gane melawan petinju-petinju yang buruk.
’’Pegulat terbaik yang pernah dihadapi Gane adalah Francis Ngannou,’’ tegas Bones.
Jones sangat yakin bisa mengatasi Bon Gamin dengan kemampuan gulat dan jiu-jitsu Brasil yang dikuasainya.
Jagoan 35 tahun itu juga memiliki striking yang tidak buruk.
Rekor Bones saat ini adalah 26 kali menang, sekali kalah (diskualifikasi), dan satu kali no contest.
Dia amat beruntung karena bakal membuat debut di divisi berat langsung dalam partai perebutan gelar juara. (HS-06)