Ini Alasan Bakal Calon Bupati Semarang, Widhi Handoko Batal Ikut Fit and Propertest di DPD PDI Perjuangan Jateng

Widhi Handoko dan para penguji lain saat melakukan pengujian disertasi bersama Prof Gayus Lumbun di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Doktoral Ilmu Hukum Polri, Sabtu (21/12/2019).

 

HALO SEMARANG – Bakal Calon Bupati Semarang, Widhi Handoko batal mengikuti fit and proper test yang digelar oleh DPD PDI-P Jateng di Panti Marhen pada Sabtu (21/12/2019). Hal itu dikarenakan, yang bersangkutan sedang melakukan pengujian disertasi bersama Prof Gayus Lumbun di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Doktoral Ilmu Hukum Polri.
Sebenarnya kegiatan fit and proper test yang digelar oleh DPD PDI-P Jateng tersebut untuk menguji visi dan misi bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, yang akan mengikuti 21 Pilkada serentak 2020 di Jawa Tengah.

“Ada jadwal mengajar dan mendapatkan tugas untuk menjadi penguji disertasi bersama Prof Gayus Lumbun di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Doktoral Ilmu Hukum Polri, sehingga saya tidak mendapatkan izin dari STIK,” katanya, baru-baru ini.

Lebih lanjut Widhi menjelaskan, dengan kondisi tersebut dirinya lebih memilih untuk mengajar. Namun demikian sebagai kader partai, dirinya siap menjalankan tugas jika sewaktu-waktu mendapat perintah dari partai. Seperti halnya saat dirinya mendapat perintah untuk mendaftar sebagai peserta Pilkada 2020 melalui DPD PDI-P Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Widhi menjelaskan, dirinya memberanikan diri mengikuti Pilkada 2020 untuk Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kabupetan Semarang dikarenakan dorongan dari arus bawah. Di antaranya, dukungan dari Forum Komunikasi Cendekia Pancasila (FKCP), di mana dirinya menjabat sebagai ketua umum.

“Dukungan kuat juga dari Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GANTI) Jateng dan juga dari Gerakan Jalan Lurus Anti Korupsi. Alhamdulilah profesi saya selama ini sebagai dosen dan juga notaris PPAT sudah teruji kemampuan dan dukungan nyata. Dan tentunya yang pasti dukungan dari partai yang selalu memberi semangat untuk maju. Saya siap mengabdi jika nanti ditugaskan sebagai pemimpin,” katanya.

Seperti diketahui, Widhi Handoko beberapa waktu lalu mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Semarang untuk Pilkada 2020 melalui DPD PDIP Jawa Tengah. Pendaftaran dimulai sejak 6 Desember hingga berakhir pada 12 Desember. Hingga akhir pendaftaran, selain Widhi Handoko setidaknya ada 76 nama bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari beberapa wilayah di Jateng.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.