in

Ikuti Peringatan Harganas ke-33, Bupati Sragen Gaungkan Gerakan Ayah Hadir

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengikuti senam bersama dalam rangka memperingati Harganas ke-33 di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen, Minggu (5/7/2026). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Kehadiran ayah secara utuh dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang harmonis, produktif, dan bahagia.

Karena itu, peran ayah tidak cukup hanya hadir secara fisik, tetapi juga perlu terlibat secara emosional dalam kehidupan keluarga.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, saat mengikuti senam bersama dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen, Minggu (5/7/2026).

Mengusung tema “Ayah Hadir”, peringatan Harganas tahun ini mengajak para ayah untuk lebih aktif mendampingi istri dan anak, sekaligus menjawab fenomena fatherless yang masih banyak dijumpai di masyarakat.

“Masih ada gejala fatherless, yaitu ayah hadir secara fisik tetapi tidak terlibat secara emosional dalam keluarga. Dengan tema Ayah Hadir, kita berharap para ayah di Kabupaten Sragen dapat benar-benar hadir, sehingga keluarga menjadi lebih nyaman, produktif, dan bahagia,” ujar Bupati Sigit, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Menurutnya, kehadiran ayah dapat diwujudkan melalui berbagai cara sederhana, seperti meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak, mengajak keluarga beraktivitas bersama, hingga membangun komunikasi yang hangat.

“Banyak cara untuk menjadi ayah yang hadir. Hal-hal kecil yang dilakukan bersama keluarga akan memberikan makna besar. Ayah hadir untuk membahagiakan keluarga,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas, menegaskan keluarga merupakan pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Ia mengatakan, kualitas keluarga sangat menentukan kualitas generasi yang akan datang.

“Tema tahun ini mengingatkan bahwa ayah harus hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga melalui dukungan moral, perhatian, dan kasih sayang. Keluarga adalah awal terbentuknya masyarakat yang sejahtera,” katanya.

Linda menambahkan, berbagai persoalan sosial dapat diminimalkan apabila setiap anggota keluarga menjalankan perannya dengan baik. Ayah dan ibu, menurutnya, harus sama-sama hadir secara utuh agar anak tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul.

“Keluarga yang baik diawali dari ayah yang hadir. Ayahnya memperhatikan istri dan anaknya, ibu juga memperhatikan suami dan anaknya. Anak-anak yang mendapatkan perhatian dengan baik akan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Peringatan Harganas ke-33 yang diselenggarakan oleh Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Sragen tersebut diikuti ratusan warga.

Selain senam bersama, kegiatan juga dirangkaikan dengan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan memperkuat semangat kebersamaan. (HS-08)

 

 

Lakukan Ekspansi Masif Jaringan Dealer, Haka Auto Buka Banyak Peluang Kerja

RSSG Sragen Ukir Prestasi hingga Tingkat Internasional