in

Ikut Prihatin dengan Krisis yang Menimpa Honda

HALO SEMARANG – Oscar Haro, mantan direktur olahraga tim LCR Honda, ikut prihatin dengan krisis yang menimpa Honda.

Pabrikan Jepang itu memerlukan keajaiban untuk bisa benar-benar bersaing pada MotoGP 2023.

Hasil tes pramusim membuktikan Honda kalah jauh dari Ducati.

Marc Marquez, pembalap andalan tim Repsol Honda, mengaku pasrah.

The Baby Alien lebih memilih untuk memaksimalkan motornya.

Marquez mengaku tak senang dengan performa motor tunggangannya.

Kehadiran direktur teknis baru, Ken Kawauchi, yang didatangkan dari Suzuki dinilai justru bakal menghambat proses pengembangan.

’’Mereka tidak memiliki motor yang bagus dan mungkin perlu berbulan-bulan sebelum mereka menemukan daya saing. Motornya tak berhasil dan mereka menyerahkan pengembangannya kepada direktur teknis yang dulu mengerjakan motor yang sama sekali berbeda,’’ tutur Haro seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Oscar menambahkan Honda kemungkinan besar sudah menyerah dengan kiprah mereka pada musim ini.

’’Saat ini mereka memiliki tugas yang sangat kompleks di Honda,’’ ungkapnya.

Menurut dia, peran Marquez di Honda masih sangat besar.

Marc tetap menjadi satu-satunya penunggang motor Honda RC213V yang stabil bersaing di depan.

Pengaruh besar Marquez dianggap menghadirkan alarm bagi Honda untuk segera berbenah jika ingin sang ujung tombak bertahan.

Pembalap asal Spanyol ini masih berambisi memenangi kelas para raja ini.

’’Marc merupakan satu-satunya yang bisa membuat Honda melaju kencang. Dia adalah seorang fenomena, kuat baik secara mental maupun fisik,’’ papar Haro.

Sepak terjang The Baby Alien akan bisa dilihat pada MotoGP Portugal, 26 Maret mendatang. (HS-06)

Ini Petarung yang Lebih Pantas Hadapi Edwards

Mahalnya Harga Striker Bidikan MU Ini