HALO SEMARANG – Ibu Negara, Iriana Joko Widodo beserta sejumlah anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik di rumah tangga.
Ajakan tersebut disampaikan Iriana, saat melakukan pembuatan kompos bersama sejumlah perwakilan PKK, Dekranasda, dan aktivis lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Mari kita mulai mengompos sampah di rumah masing-masing, siap Ibu?” ajak Iriana, sebelum memulai pembuatan kompos bersama di halaman Gedung Seni Sono, Kawasan Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Selasa (19/09/2023).
Iriana menyebut bahwa pembuatan pupuk kompos merupakan kegiatan yang penting dilakukan. Hal tersebut merupakan bagian dari penerapan gaya hidup minim sampah.
“Sebagai bagian dari membangun gaya hidup minim sampah dan supaya Indonesia tetap bersih dan cantik-cantik seperti ibu-ibu semuanya,” kata Iriana.
Dalam kesempatan itu, Iriana juga sempat menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada ibu-ibu, yang ikut serta dalam pembuatan kompos.
Ibu Iriana bertanya terkait jenis sampah di rumah yang dapat dijadikan kompos.
“Sebutkan macam-macam sampah yang ada di rumah yang dapat dikomposkan?” tanya Ibu Iriana dengan disambut antusias ibu-ibu yang ingin menjawab pertanyaan tersebut.
“Ya, sayuran, buah-buahan, sisa makanan yang sudah dicuci,” ucap Ibu Iriana mendiktekan kembali jawaban dari ibu-ibu.
Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, bersama para anggota OASE KIM, juga melaksanakan permainan Moderasi Beragama (MB) Junior, bersama para siswa madrasah, di halaman Gedung Agung Istana Kepresidenan, Yogyakarta.
MB Junior diinisiasi oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama (Kemenag) Eny Retno Yaqut.
Wahana edukatif ini berupa permainan papan (boardgame), yang dirancang oleh Pokja Moderasi Beragama Kemenag, dan diperuntukkan bagi anak-anak.
Melalui permainan ini, anak-anak dikenalkan dengan nilai-nilai Moderasi Beragama.
Dalam permainan ini, Iriana beserta para anggota OASE KIM tampak antusias saling melempar dan menjawab pertanyaan, yang terdapat dalam kartu-kartu yang tersedia.
Pertanyaan yang ada, mengandung empat indikator Moderasi Beragama, yaitu cinta tanah air, toleransi, antikekerasan, dan ramah terhadap tradisi.
“MB Junior ini adalah salah satu permainan yang kita mainkan dalam kegiatan “Bermain Bersama Ibu Iriana Jokowi” hari ini. Selain MB Junior, kita juga bermain engklek, bekel dan berbagai permainan tradisional lainnya,” ujar Eny Retno Yaqut, yang juga merupakan Anggota OASE KIM, Selasa (19/9/2023),seperti dirilis kemenag.go.id.
Eny Retno Yaqut menjelaskan, MB Junior merupakan salah satu terobosan Kementerian Agama (Kemenag) yang bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai Moderasi Beragama kepada anak-anak.
“Anak-anak kan dunianya bermain, maka Kemenag menggunakan metode permainan juga untuk menginternalisasi nilai-nilai Moderasi Beragama ini,” ungkap istri Menag Yaqut Cholil Qoumas ini.
Sebelumnya, Iriana beserta para anggota OASE KIM juga turut melakukan penanaman pohon kepel (Stelechocarpus burahol) di Taman Gedung Seni Sono.
Tidak hanya melakukan penanaman pohon, Ibu Iriana beserta OASE KIM juga menyerahkan 1.000 bibit pohon mangga untuk wilayah DIY. (HS-08)