HALO CILACAP – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap, saat ini sedang melakukan berbagai persiapan, untuk mengoperasikan Catheterization Laboratory (Cath Lab).
Fasilitas kateterisasi jantung dan pembuluh darah ini, direncanakan akan dilaksanakan pada 2026 mendatang.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dalam peninjauannya ke fasilitas tersebut setelah acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-120 RSUD Cilacap, Sabtu (15/11/2025), memberikan apresiasi kepada pengelola rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Dia juga memberikan penghargaan atas peningkatan layanan yang telah diberikan, serta berkomitmen akan terus mendorong kemandirian BLUD tersebut agar mampu berkembang lebih cepat terutama dalam pengembangan layanan kepada masyarakat.
Bupati juga mengatakan, melalui Cath Lab ini, RSUD bisa melakukan berbagai tindakan seperti pemasangan ring jantung, alat pacu jantung sementara, serta bisa menilai penyumbatan pada otak.
Hal ini sangat penting untuk menurunkan angka kematian akibat serangan jantung.
Sebelumnya, pasien di Cilacap harus dirujuk ke Purwokerto atau Yogyakarta untuk melakukan pemasangan ring.
Cath Lab dinilai akan menjadi penyelamat waktu dan nyawa karena kedepannya bisa dilakukan di RSUD Cilacap.
Selain sumber daya, RSUD Cilacap juga tengah melakukan persiapan kerja sama dengan BPJS untuk Cath Lab tersebut.
“Cath Lab ini adalah bentuk peningkatan layanan yang patut kita apresiasi, oleh karena itu mari kita dukung agar RSUD Cilacap bisa semakin optimal tidak hanya menangani kesehatan dan aspek sosial, tetapi bisnisnya juga berkembang,” kata Bupati, seperti dirilis cilacapkab.go.id.
Sementara itu, Plt Dirut RSUD Cilacap, Kelly Kuswidi Yanto menjelaskan, tema HUT Ke-120 RSUD Cilacap tahun 2025 adalah “Memimpin Kualitas, Mengukir Prestasi Berkelas”.
Tema ini mengandung makna serta harapan agar RSUD Cilacap dapat terus berkomitmen memperkuat layanan berstandar tinggi dan terus bertransformasi sebagai rumah sakit rujukan unggulan di Jawa Tengah bagian selatan.
“120 tahun perjalanan pengabdian adalah bukti nyata komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan sepenuh hati. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ini,” ungkapnya.
Untuk diketahui, RSUD Cilacap mulai beroperasi pada era kolonial, tepatnya tanggal 15 November 1905.
Sebelumnya, RSUD Cilacap bernama Civiel Hospitaal Te Tjilatjap dan tercatat dalam besluit Pemerintah Hindia Belanda sebagai fasilitas layanan medis resmi.
Kini RSUD Cilacap menjadi Rumah Sakit Tipe B Pendidikan dengan berbagai layanan unggulan seperti PCNL, Unit Hemodialisis, MRI, Patologi Anatomi, serta Paru Center yang diresmikan pada 2017 silam.
Adapun pembangunan Gedung B pada tahun 2021 juga memperluas ruang IGD, farmasi, laboratorium, operasi dan rawat inap. (HS-08)