Hendi Resmikan Taman Piere Tendean

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meresmikan taman Piere Tendean dengan menandatangani prasasti peresmian di Taman Signature didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jendral Kekayaan Negara, Dedy Syarif Usman, Sabtu (10/4/2021) malam.

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meresmikan taman aktif Smart Park Signature Piere Tendean di persimpangan Jalan Piere Tendean dan Jalan Pemuda, Sabtu (10/4/2021) malam.

Peresmian Taman Piere Tendean yang dibangun Pemkot Semarang dengan menggandeng perusahan swasta, yakni PT Gurang Garam itu ditandai dengan menekan sirine secara bersama-sama, dan pembukaan kain penutup monumen patung Kapten Piere Tendean serta menandatangani prasasti di taman tersebut.

Saat peresmian taman seluas 767 meter persegi itu, dihadiri dari perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sekretaris Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN), Dedy Syarif Usman, Kepala Kanwil DJKN Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Mahmudsyah dan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu serta sejumlah pimpinan OPD.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam sambutannya mengatakan, diharapkan Taman Signature Piere Tendean ini menjadi icon baru di Kota Semarang, yang sebelumnya lahan ini mangkrak dan hanya ditumbuhi pohon pisang serta tertutup dengan seng.

Taman yang berada di depan Mal Paragon ini dikonsep dengan teknologi smart park.

“Adapun kelebihan dari Signature Park Piere Tendean, merupakan satu-satunya taman yang sudah berducting semua utilitas kabel masuk di dalam tanah. Sehingga tidak ada lagi kabel yang terlihat melintang di udara,” katanya.

Selain itu, kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, taman kota ini juga telah memiliki sistem penyiraman otomatis, bisa dikendalikan dari jarak jauh dengan handpone, dan dilengkapi fasilitas kamera pengawas CCTV dan fasilitas charging station.

“Tak hanya itu, pentingnya lagi, di taman itu dibuat monumen patung Kapten Piere Tendean, sebagai penanda bahwa taman ini berada di ruas Jalan Piere Tendean. Sekaligus memberikan nilai edukasi sejarah Bangsa Indonesia, terutama kepada generasi mendatang, tentang sejarah pahlawan nasional revolusi, yang pernah tinggal di Kota Semarang,” imbuhnya.

Wali Kota Semarang, juga mengucapkan terima kasih kepada pihak, khususnya kepada menteri keuangan, yang dengan izinnya sehingga aset tanah ini dihibahkan ke Pemkot Semarang untuk dijadikan taman kota.

“Lalu dalam perjalanannya, kami bertemu dengan PT Surya Madistrindo, pihak swasta yang mau membiayai pembangunan taman yang menjadi keren ini, tanpa kabel di udara. Serta dilengkapi monumen, salah satu pahlawan revolusi, yang ada catatan sejarahnya di Kota Semarang, Kapten Piere Tendean,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jendral Kekayaan Negara, Dedy Syarif Usman mengatakan, pihaknya mewakili Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang tidak bisa hadir dalam peresmian Taman Signature ini.

Diharapkan, dengan adanya taman yang dikonsep smart park itu menambah nilai fungsi ekologis dan fungsi sosial.

Bisa meminimilisasi polusi udara, serta menjadi daya tarik sendiri bagi Kota Semarang. Khususnya sebagai ruang bermain, tempat rekreasi, serta tempat berolahraga agar menjadikan budaya sehat bagi masyarakat.

“Taman Signature Semarang ini adalah contoh pemanfaatan potensi aset milik negara (Kemenkeu). Saat ini, ada kebijakan kita mulai memanfaatkan barang milik negara untuk menambah nilai ekonomi dan sosial. Selain di Kota Semarang, ada juga daerah lain, yang memanfaatkan aset negara yang dilimpahkan ke pemda atau pemkot setempat yang juga kemudian dibuat taman kota, sehingga menambah nilai sosial bagi masyarakat,” katanya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.