HALO SUKOHARJO – Aparat Makoramil 01 Sukoharjo, Polres Sukoharjo, dan berbagai elemen masyarakat, bergotong-royong membersihkan saluran irigasi di Kelurahan Kriwen, yang terhubung dengan Sungai Bladon, Jumat (13/12/2024).
Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Juang TNI ke-79 ini, dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Dandim 0726 / Sukoharjo Letkol Inf Supri Siswanto, dan Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit.
Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Supri Siswanto, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI-Polri, dengan pemerintah daerah dan masyarakat, merupakan langkah awal, untuk mendukung target penanaman padi 70.000 hektare pada tahun 2025.
Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan untuk mendukung program Program Pemerintah dalam ketahanan pangan.
“Saluran irigasi dan perairan harus bisa mendukung dalam bidang pertanian. Karena itu, kita bersama-sama membersihkan saluran irigasi agar dapat mengaliri persawahan sebagaimana mestinya,” ujar Dandim, seperti dirilis sukoharjokab.go.id.
Kegiatan karya bakti yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB ini, juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat termasuk dari ormas Islam, pondok pesantren, dan relawan.
Peserta bahu-membahu membersihkan saluran irigasi di Aliran Sungai Bladon yang merupakan sumber pengairan vital bagi area persawahan di sekitar Kelurahan Kriwen.
Bupati Sukoharjo mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan ini.
“Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sukoharjo. Kami berharap dengan membersihkan saluran irigasi ini, dapat mengoptimalkan pengairan untuk lahan pertanian kita,” ujar Bupati.
Kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Juang TNI ke-79 tahun 2024. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, menunjukkan koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sukoharjo bersama TNI-Polri dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemeliharaan infrastruktur pertanian yang vital bagi kesejahteraan masyarakat. (HS-08)