in ,

Gelar Rapat Panitia Rakerprov, KONI Jateng Akan Bahas Terkait Batas Mutasi Atlet 17 Bulan Sebelum Porprov 2026

Rapat panitia Rakerprov di Kantor KONI Jateng, Jumat (15/11/2024)

HALO SEMARANG – KONI Jawa Tengah akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) sebagai penutup tahun kerja 2024 di The Sunan Hotel Surakarta pada 12 – 13 Desember mendatang. Rakerprov akan diikuti KONI kota/kabupaten dan pengprov cabang olahraga se-Jawa Tengah.

Beberapa rancangan materi yang akan dibahas dalam tema raker ”Penguatan Organisasi Menuju Orbit Prestasi Jawa Tengah” terungkap dalam rapat panitia di Kantor KONI Jateng, Jumat (15/11/2024).

Hadir dalam rapat tersebut Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulstiana selaku penanggung jawab Rakerprov, Wakil Ketua Umum I dan V Bambang Rahardjo Munadjat dan Sudarsono, Sekretaris Umum Ahmad Ris Ediyanto, Bendahara Umum Prasetyo Budi Yuwono serta Kabid Organisasi Joko Priyono yang merupakan panitia Rakerprov.

Beberapa rancangan materi rapat adalah pelaksanaan babak kualifikasi (BK) Porprov 2026 yang dimulai April 2025, mutasi atlet antar kabupaten/kota (yakni 17 bulan sebelum Porprov 2026). Hal lain adalah organisasi dan pengelolaan keuangan.

Dalam tertib organisasi, Rakerprov hanya akan memberikan hak suara kepada KONI kabupaten/kota dan pengprov cabang olahraga yang masih aktif masa kepengurusannya.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana mengatakan, mengingat 2025 adalah tahun terakhir kepengurusan KONI 2021 – 2025, maka ada rancngan juga untuk penetapan Tim Jaring dan Saring untuk menjaring calon-calon ketua KONI Jateng periode 2025 – 2029.

”Ini kan Rakerprov terakhir yang kita gelar, sebab pada 2025 nanti kita gelar Musorprov. Jadi kita harus menetapkan Tim Jaring – Saring,” ujarnya dalam sambutan pembukaan rapat panitia.

Bona Ventura menyebut tema “Penguatan Organisasi Menuju Orbit Prestasi Jawa Tengah” selaras dengan apa yang diraih oleh Jateng pada PON XXI 2024 yakni perolehan medali 71 emas, 74 perak dan 115 perunggu.

”Kan pada Rakerprov 2023 kita membuat tema ‘Memantapkan Langkah Menuju PON Aceh – Sumut’. Syukur alhamdulillah, hasil kita pada PON menggembirakan, maka kita memberi pondasi bagi pengurus periode selanjutnya, yakni menuju orbit prestasi nasional,” tandasnya.

Lebih lanjut Bona Ventura menjelaskan, sudah saatnya Jateng bersaing untuk memperebutkan posisi tiga besar. Hal itu diakuinya sangat berat karena berhadapan dengan tiga provinsi yakni DKI, Jawa Timur dan Jawa Barat yang mampu menguncurkan anggaran pembinaan di atas Rp 300 miliar.

”Prestasi itu linier dengan besaran anggaran. Maka kita perlu memberi masukan kepada Pemprov bahwa untuk bisa berprestasi lebih tinggi diperlukan anggaran lebih besar,” jelasnya.

Di sisi lain Bona Ventura menambahkan, dalam rapat komisi maupun pleno akan dilakukan seideal mungkin. Artinya pembahasan materi dilakukan secara serius sehingga dihasilkan keputusan yang berguna.

”Jadi istilah ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus kita abaikan. Kita rancang dan putuskan materi demi untuk memandu kepengurusan mendatang,” imbuhnya.

Sementara Ketua Panitia Rakerprov Joko Priyono menyebut acara tersebut juga akan dihadiri utusan KONI Pusat.

”Kita akan undang tiga pengurus KONI Pusat. Kita akan meminta dalam paparan agar ada info tentang perkembangan organisasi dan rancangan PON 2028,” ujarnya.

Joko membeberkan, dalam Rakerprov nanti juga akan dibahas dalam Porprov 2026 cabang olahraga yang dipertandingkan mengacu pada PON 2028.

“Untuk sementara racangan PON 2028 adalah 40 cabang olahraga yakni masing-masing NTB dan NTT 20 cabang olahraga. Memang belum final. Maka kita menunggu keputusan atau minimal informasi dari KONI Pusat,” katanya. (HS-06)

 

Alasan Relawan Garuda Nusantara 08 Dukung Luthfi-Yasin, Komitmen Penuhi Akses Sanitasi Dasar di Jateng

Dorong Pertumbuhan Industri Kerajinan UMKM, Toko Dekranasda Kendal Diresmikan