in

Gelar JakAsa Pemprov Jakarta Hadirkan Sejumlah Tokoh, Menag Berharap Indonesia Jadi Kiblat Dunia

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pernyataan dalam acara Bentang Harapan 'JakAsa' menuju 5 Abad Jakarta, yang digelar Pemerintah Provinsi Jakarta, di Balai Kota, Jakarta Pusat. (Foto : Press Release Pemprov Jakarta)

 

HALO SEMARANG – Sejumlah tokoh penting, ikut menghadiri acara Bentang Harapan ‘JakAsa’ menuju 5 Abad Jakarta, yang digelar Pemerintah Provinsi Jakarta, di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Selain dari Pemerintah Pusat seperti Menteri Agama Nasaruddin Umar, acara itu juga dihadiri sejumlah mantan gubernur, termasuk Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).

Mereka pu berkesempatan menuliskan harapan, pada kain kanvas putih, lebih kurang sepanjang 500 meter.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, menuliskan harapan agar Indonesia yang toleran dan sangat menjunjung tinggi toleransi, menjadi kiblat peradaban Islam dunia.

“500 Tahun Kota Jakarta. Dengan Ikon Istiqlalnya, Kita obsesikan menjadi kiblat peradaban dunia Islam modern yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan dan prinsip ‘Bhinneka Tunggal Ika’,” tulis Menag Nasaruddin, di atas kanvas, di Jakarta, baru-baru ini, seperti dirilis kemenag.go.id.

Menag Nasaruddin Umar mengapresiasi Pj Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi yang telah menjadikan Jakarta seperti miniaturnya Indonesia, dengan menghimpun yang berserakan serta menyatukan yang berbeda.

“Ini luar biasa ya, luar biasa, ini adalah awal sebuah tahun yang akan kita arungi nanti dengan penuh optimisme. Karena konfigurasi Indonesia hadir di tempat ini, dari ujung ke ujung menjadi satu di dalam halaman DKI Jakarta ini. Kita berdo’a semoga miniatur Indonesia yang akan menjanjikan harapan masa depan,” tegas Menag Nasaruddin Umar.

Sementara itu dalam Gelar Bentang Harapan Jakarta (JakASA), Pemprov DKI menghadirkan para gubernur terdahulu periode 1997-2024.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, mengapresiasi kehadiran para Gubernur terdahulu, sehingga suasana menjadi semakin guyub.

“Sungguh sore ini adalah suatu peristiwa yang bersejarah. Sangat membahagiakan, kita sangat mensyukuri, dan suasana sore ini sangat menyejukkan hati dengan hadirnya para Gubernur periode sebelumnya. Bersama kita menyongsong lima abad Kota Jakarta,” kata Pj Gubernur, seperti dirilis laman Pemrov Jakarta.

Adapun para Gubernur terdahulu yang hadir, yaitu Letjen TNI (Purn) Sutiyoso (Gubernur Periode 1997-2007), Fauzi Bowo (Gubernur Periode 2007-2012), Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok (Gubernur Periode 2014-2017), Djarot Syaiful Hidayat (Gubernur Periode 2017), Sumarsono (Plt Gubernur Periode 2016-2017), dan Anies Baswedan (Gubernur Periode 2017-2022).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Agama RI Nazarudin Umar; Wakil Gubernur periode 2020-2022 sekaligus Wakil Menteri Desa dan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria; para peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024, yakni Suswono, Kun Wardhana, Pramono Anung, dan Rano Karno; para perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta; dan Anggota DPD RI Perwakilan Jakarta, Happy Djarot.

Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Teguh mengatakan, Jakarta telah melalui perjalanan sejarah yang panjang. Dimulai dari pelabuhan kecil bernama Sunda Kelapa hingga menjadi Daerah Khusus Jakarta.

“Dengan segala perubahannya, kota ini tetap menjadi pusat perekonomian nasional, pusat keberagaman budaya, serta titik temu peradaban yang dinamis masyarakatnya. Tak lama lagi, Jakarta akan mencapai usia 500 tahun. Pada malam penghujung tahun 2024 ini, kita berkumpul di Balai Kota untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan harapan untuk kota kita tercinta dalam rangkaian Bentang Harapan Jakarta (JakASA),” ujar Pj. Gubernur Teguh.

Selain itu, Pj. Gubernur Teguh juga berharap, seluruh warga DKI Jakarta dapat bersama-sama menjaga kualitas Kota Jakarta meski ke depan bukan berstatus sebagai Ibu Kota Negara.

Hal ini justru akan memberikan peluang agar Jakarta semakin berkembang menggapai status kota global.

“Sebentar lagi kita akan menyambut lima abad Kota Jakarta, tepatnya pada 22 Juni 2027. Kita ingin menyejukkan dan membahagiakan warga Jakarta. Saya sangat bersyukur kita semuanya, bersama para Gubernur terdahulu dan para tokoh masyarakat bisa hadir di sini, kemudian menorehkan harapan-harapan tentang Jakarta pada masa depan,” ungkap Pj. Gubernur Teguh.

Kemudian, Pj. Gubernur Teguh juga menjelaskan, kegiatan JakASA ini juga menjadi ajang bersilaturahmi dengan para Gubernur yang telah memimpin kemajuan Jakarta, serta para tokoh masyarakat yang selalu mendukung berbagai program Pemprov DKI Jakarta. Harapan yang ditulis di acara ini akan dibuka kembali saat usia Jakarta tepat 500 tahun pada 22 Juni 2027.

“Semoga semua harapan yang dituliskan menjadi langkah awal menuju perubahan nyata bagi Kota Jakarta. Mari berkontribusi, bersinergi, dan berinovasi untuk mengantarkan Jakarta menjadi kota yang mendunia, berdaya saing tinggi, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan keberlanjutan. Kain untuk menuliskan harapan-harapan tadi panjangnya 500 meter dan ini menunjukkan usia 500 tahun Kota Jakarta. Mari kita wujudkan harapan-harapan itu untuk Jakarta yang lebih baik,” pungkas Pj Gubernur Teguh. (HS-08)

Bimas Buddha Kemenag RI Fokus pada Promosi Praktik Baik Kerukunan Umat Beragama

Kemenkes RI Tegaskan Penggunaan AI Dalam Dunia Kesehatan Harus Prioritaskan Keselamatan Pasien