in

Gelar Dialog Kepemudaan, KNPI Berharap Generasi Muda di Kendal Lestarikan Budaya

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Dialog Kepemudaan yang digagas KNPI Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Selasa (25/10/2022).

HALO KENDAL – Ratusan pemuda-pemudi di Kendal mengikuti Dialog Kepemudaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang bertema “Urgensi Budaya sebagai Penguat Karakter Bangsa”, di Pendopo Setda Kendal, Selasa (25/10/2022).

Acara Dialog Kepemudaan tersebut diprakarsai oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kendal.

Acara menghadirkan Budayawan, Sujiwo Tejo tersebut dibuka Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, beserta jajaran Forkopimda, Anggota DPR RI, Alamudin Dimyati Rois, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Ketua KNPI Jateng periode 2022-2025, Casytha Arriwi Kathmandu, dan Ketua DPD KNPI Kendal, Parno.

Ketua KNPI Kendal Parno dalam sambutannya menegaskan, generasi muda di Kendal untuk tetap bersatu, kompak, solid, dan bersenergi bersama pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan pembangunan yang adil dan merata.

Untuk itu, Gus Parno mengajak rekan-rekan OKP (organisasi kepemudaan) dan PK (pengurus kecamatan) se Kabupaten Kendal untuk menjaga organisasi KNPI, supaya tidak terjadi perpecahan.

“Mari kita berikan sumbangsih pemikiran kita dalam mengawal dan mendorong kemajuan Kabupaten Kendal, supaya lebih maju, sejahtera rakyatnya dengan KNPI sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Kendal,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, sebagai generasi muda dalam mendukung kelestarian budaya dan ikut menjaga budaya lokal diantaranya adalah mau mempelajari budaya tersebut.

“Baik hanya sekedar mengenal atau bisa juga dengan ikut mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan,” tandas Gus Parno.

Ketua KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu dalam sambutannya mengajak generasi muda untuk melestarikan budaya bangsa.

“Warisan budaya dari para pendahulu, harus kita lestarikan di tengah peradaban dunia. Karena kalau bukan kita, sebagai generasi muda, siapa lagi. Karena kebudayaan merupakan kekayaan dan identitas bangsa,” tandasnya.

Anggota DPD RI, yang akrab disapa mbak Sytha tersebut juga bertekad, menjadikan pemuda di Jawa Tengah yang berdikari, mempunyai kedaulatan di bidang ekonomi.

“Saya mendorong anak-anak muda lebih berkembang, lebih berani menjadi enterpreneur atau di bidang manapun. Kita harus banyak dan kaya referensi. Kita bisa ambil inspirasi dari lagu mbah Sujiwo Tejo yakni Sugih Tanpo Bondo, yang berarti meski kaya tapi tidak menampakkan kekayaannya. Kerena yang terpenting kaya ilmu dan pengetahuan,” ungkapnya.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang membuka acara Dialog Kepemudaan mengatakan, semangat Sumpah Pemuda terasa sekali hari ini saat dirinya bersama para pemuda pemudi KNPI Kendal.

Menurutnya, kehadiran pemuda pemudi KNPI dan perwakilan dari sekolah SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso begitu menggelora dan semangat.

Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut berharap kepada generasi muda, untuk menjadi pemuda yang memiliki karakter tangguh, yang bisa berkontribusi terhadap pembangunan di Kendal.

“Yaitu pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja iklas, dan tuntas,” tandasnya. (HS-06)

Lepas 15 Atlet NPCI Mengikuti Kejurprov, Ini Harapan Kadisporapar Kendal

Staf Khusus Menag: ASN Harus Punya Cara Pandang dan Praktik Beragama Moderat