in

Gelar Bubur Sumsuman, Ada Apa dengan Dinkominfo Blora ?

Bupati Blora, Arief Rohman memberikan sambutan dalam acara pembubaran seksi dokumentasi dan publikasi HUT Ke-78 RI Pemkab Blora, di ruang terbuka taman Tirtonadi Blora, Jumat (1/9/2023). (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Seksi dokumentasi dan publikasi yang dulu terkesan hanya pelengkap dalam sebuah kepanitiaan, kini fungsinya menjadi penting, karena sebagai ujung tombak penyebar luasan informasi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, dalam acara pembubaran seksi dokumentasi dan publikasi HUT Ke-78 RI Pemkab Blora, di ruang terbuka taman Tirtonadi Blora, Jumat (1/9/2023).

“Dulu dokumentasi itu terkesan sebagai pelengkap. Tapi sekarang menjadi penting. Ketika itu menjadi penting, ya kita harus meningkatkan kompetensi kita, penguasaan kita dalam sarana dan prasarana teknologi, juga meningkatkan kita dalam kolaborasi serta sinergi,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.

Acara dihadiri Bupati Blora H Arief Rohman dan sejumlah Pejabat Pemkab Blora, Polres Blora, Kodim 0721/Blora dan Kejaksaan Negeri Blora.

Meski acara itu bertajuk pembubaran seksi dokumentasi dan publikasi HUT Ke-78 RI (Bubur Sumsuman), namun menurut Kepala Dinkominfo Blora, esensi dari acara itu, bahwa dari Dinkominfo Blora, Bagian Prokompim Setda Blora, TNI, Polres dan Kejari sepakat berbagi informasi.

“Kita berharap tim ini solid dan saling bersinergi, saling membantu dan melindungi. Apalagi kalau ada informasi dan berita yang diduga hoaks, saling backup, ini penting,” kata dia.

Dia juga menyatakan telah menyiapkan kantor atau ruangan khusus, yakni media center, yang nanti akan dilengkapi perangkat digital.

“Tim multimedia nanti sesekali, mungkin satu minggu sekali bisa kumpul di media center, saling berbagi informasi. Jangan sungkan-sungkan, jangan segan-segan, kita saling belajar,” kata Kepala Dinkominfo.

Bupati Blora, Arief Rohman merespon dan mendukung upaya Kepala Dinkominfo Blora, Pratikto Nugroho.

“Sekarang eranya digital, medsos semuanya aktif, oleh karena itu, selain tim ini, mungkin teman-teman medsos dari dinas lain, kalau perlu diadakan lomba medsos terbaik antar-OPD,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Arief.

Bupati Blora juga mendorong dinas untuk menampilkan kegiatan apa saja yang dilakukan ke media sosial.

Memasuki tahun politik bupati menandaskan bagaimana agar situasi di Kabupaten Blora kondusif dengan saling bersinergi.

“Kalau Forkopimda dan medianya sudah saling bersinergi, saya kira harapan kita untuk mewujudkan Blora yang maju dan kondusif bisa terlaksana. Jadi tentunya, monggo sareng-sareng bersinergi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk medsos dari masing-masing OPD dan Kecamatan, kalau perlu turunkan ke tingkat kelurahan atau desa,” kata Bupati Blora. (HS-08).

Samsat Blora Buka Layanan Keliling Sabtu Malam

Difabel Berharap Ganjar Mampu Buat Indonesia Lebih Inklusif: Sudah Terbukti di Jawa Tengah