
HALO SEMARANG – Dua warga yang melakukan aksi penyelamatan siswa-siswi SMPN 1 Turi dalam kegiatan susur Sungai Sempor, Sleman menerima penghargaan dari Kementerian Sosial RI, Selasa (25/2/2020).
Keduanya yakni Darwanto alias Kodir dan Mbah Sudiro, yang telah menyelamatkan beberapa korban terseret arus Sungai Sempor.
Penghargaan diserahkan oleh Rachmat Koesnadi, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas keberanian yang dilakukan.
Dalam pengantar singkatnya sesaat sebelum menyerahkan perhargaan, Rachmat Koesnadi menyatakan, Kementerian Sosial juga mengapresiasi kerja seluruh relawan yang terlibat dalam seluruh operasi penyelamatan, serta proses evakuasi pada kejadian susur Sungai Sempor.
Naluri kemanusiaan yang dimiliki oleh Kodir dan Mbah Sudiro, menurutnya adalah modal terbesar dalam proses penyelamatan, dengan segala aspek sosial dan kemanusiaan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja kemanusiaan teman- teman semua, khususnya kepada Pak Kodir dan Pak Sudiro. Kalau tidak ada mereka, mungkin jumlah korban bisa lebih,” ucapnya disambut tepuk tangan oleh warga yang datang di acara itu.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Provinsi DIY, Untung Sukaryadi, juga menyampaikan hal serupa. Naluri kemanusiaan sebagai modal utama dalam upaya penyelamatan menghadapi peristiwa dan bencana.
“Mas Kodir dan Mbah Sudiro ini patut dicontoh. Naluri kemanusiaannya membuat lupa atas risikonya. Padahal risiko cukup besar. Nalurinya itu modal besar kemanusiaan,” ujarnya.
Acara pemberian penghargaan dimasukkan ke dalam rangkaian Sosialisasi Program Restorasi Sosial Kemensos RI, serta peresmian Sekretariat Relawan Sembada, yang diresmikan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.(HS)