HALO KENDAL – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah, sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kendal, Mifta Reza NP, mengatakan bahwa penguatan pertanian tidak cukup hanya dengan peningkatan produksi, tetapi harus berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Oleh karena itu, DPC Gerindra Kendal aktif mendorong modernisasi alat, efisiensi biaya produksi, hingga penguatan hilirisasi hasil pertanian.
“DPC bersama anggota legislatif Gerindra di Kendal terus bergerak di lapangan. Kami menyalurkan bantuan alat pertanian modern seperti traktor roda dua, hand sprayer, dan alat perontok padi kepada kelompok tani agar proses tanam hingga panen lebih efisien,” ujar Mifta Reza yang akrab disapa Masta, Sabtu (17/1/2026).
Masta menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari konsistensi Gerindra dalam menjalankan visi dan misi organisasi yang selaras dengan program strategis pemerintah pusat, khususnya swasembada pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami ingin memastikan kebijakan besar di tingkat nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani di daerah, termasuk di Kabupaten Kendal,” tegas Anggota DPRD Jawa Tengah tersebut.
Secara nasional, Partai Gerindra mencatat sejumlah capaian penting di sektor pertanian. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan pada akhir 2025, ditandai dengan panen raya di Karawang serta meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) ke salah satu level tertinggi dalam sejarah. Selain itu, Gerindra turut mendorong Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan, termasuk pekarangan, serta memperjuangkan penurunan harga pupuk subsidi hingga 20 persen.
Di tingkat daerah, dukungan Gerindra Kendal juga diperkuat melalui Gerakan Nasional Tani (Genta) Pangan Mandiri. Ketua Komisi C DPRD Kendal dari Fraksi Partai Gerindra, Sisca Meritania, menyebut Genta Pangan Mandiri menjadi salah satu instrumen strategis dalam menciptakan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kami telah melakukan pemetaan potensi pertanian di Kabupaten Kendal agar ke depan bisa terwujud pertanian yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Sisca, selaku Ketua Pembina DPD Genta Pangan Mandiri Kendal.
Salah satu program unggulan yang tengah dikembangkan adalah demplot budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang terintegrasi dengan DPD Seknas Genta Pangan Mandiri. Program ini mengombinasikan budidaya maggot, cacing, lele, ayam petelur, hingga bank pakan, sebagai solusi efisiensi pakan dan peningkatan nilai ekonomi.
“Harapannya, semakin luas jangkauan Genta Pangan Mandiri, semakin besar pula manfaatnya bagi petani, peternak, nelayan, pembudidaya, pelaku usaha tani, dan UMKM di Kendal. Tujuan akhirnya tentu meningkatkan kesejahteraan dan hasil produksi,” pungkas Sisca.(HS)


