HALO SEMARANG – Wilayah Sukolilo Kabupaten Pati disebut sebagai lokasi penadah kendaraan bodong atau tak resmi. Hal ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan imbas pengeroyokan bos rental mobil yang berujung maut.
Sebanyak 33 motor dan enam mobil diamankan dari tiga lokasi berbeda karena tidak memiliki dokumen lengkap. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami terkait isu-isu wilayah Sukolilo sebagai sarang kendaraan tak resmi.
“Menindaklanjuti beberapa pelaku yang belum diamankan. Polda Jateng dan Polresta Pati melakukan pencarian di rumah-rumah yang namanya sudah dikantongi. Disamping itu juga pencarian kendaraan dan mobil yang diduga ada di wilayah Sukolilo yang tidak dilengkapi surat,” ujarnya di kantornya, Jumat (14/6/2024).
Ia juga menjelaskan kegiatan yang dilakukan pada hari Rabu (12/6) tersebut juga merupakan tindak lanjut adanya informasi di Sukolilo banyak kendaraan bodong. Kemudian ditemukan 33 motor dan enam mobil yang memang tanpa dokumen lengkap.
“Tersebar di medsos wilayah tersebut banyak kendaraan tidak lengkap. Upaya pencarian dan pengecekan di beberapa rumah dan ‘showroom’. Ada 33 kendaraaan roda dua dan enam mobil,” ucapnya.
Barang bukti terbanyak diamankan dari rumah Kunarso warga Sukolilo, Pati yaitu 23 motor dan 2 mobil. Kemudian barang bukti lainnya diamankan dari Tambakromo dan Trangkil, Pati. Untuk saat ini puluhan kendaraan itu diamankan di Mapolresta Pati. Sedangkan untuk para pemilik kendaraan masih dimintai keterangan.
“Ini anggota masih di Pati, masih dilakukan pendalaman,” imbuhnya. (HS-06)