in

Dilauncing Menpora, Jutaan Pelajar di Seluruh Indonesia Ikut Senam Kesegaran Jasmani

Menpora Zainudin Amali meluncurkan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) Pelajar, di Plaza Utara Gelora Bung Karno (GBK), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2022). Kegiatan ini diikuti secara daring oleh jutaan siswa di seluruh Indonesia. (Sumber : Youtube Kemenpora)

 

HALO SEMARANG – Senam kesegaran jasmani (SKJ) pelajar 2022 yang di-launcing Sabtu (27/8/2022) hari ini, oleh Kemenpora dan Kemendikbud Ristek, di Plaza Utara Gelora Bung Karno (GBK), Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2022), akan dimassalkan ke seluruh Indonesia, sekaligus menjadi panduan nasional.

Hal itu dikemukakan Menpora Zainudin Amali, dalam peluncuran Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) Pelajar. Kegiatan yang diikuti lebih dari 1 juta siswa di seluruh Indonesia ini, juga diharapkan dapat masuk rekor Muri, dengan kategori peserta terbanyak.

Dalam sambutannya, Zainudin Amali mengatakan acara pagi itu bisa pula disebut sebagai peluncuran kembali SKJ, karena sebenarnya sudah ada sejak tahun 1984, namun kemudian “hilang”.

“Kita kangen dengan suasana itu. Sekarang kita akan mulai lagi, karena kebugaran masyarakat juga sangat ditentukan oleh kebugaran para siswa di sekolah-sekolah,” kata dia.

Zainudin juga mengatakan, bahwa pelajar dapat berperan untuk membugarkan masyarakat. Karena itu Pemerintah berkeinginan agar generasi muda Indonesia, menjadi generasi yang bugar, sehat, tangguh, dan bisa diandalkan.

Zaiudin juga mengatakan, dalam desain besar olahraga nasional, dengan gambaran bahwa di hulunya adalah membuat masyarakat bugar. Dengan masyarakat bugar, diharapkan akan lahir talenta-talenta yang bisa berprestasi.

“Saya sudah beberapa kali bicara dengan Mas Nadiem, Mas Manteri, untuk kita berkolaborasi bersama-sama, dan kita dorong itu. Beliau menyampaikan kesanggupan dari kementerian Pendidikan Ristek untuk berkolaborasi, sesuai penugasan dalam desain besar olahraga nasional. Di samping menteri-menteri lain yang ada, dan punya tugas masing-masing juga Kemendikbud Ristek juga untuk membugarkan masyarakat,” kata Zainudin Amali.

Dia juga mengemukakan, kemampuan untuk menjangkau hingga ke daerah-daerah dimiliki oleh Kemendikbud Ristek.

“Kita akan sama-sama dorong ini sampai ke bawah. Tangan kami terbatas. Kementerian Pendidikan tentu yang punya jangkauan sampai ke tingkat bawah. Karena itu akan kita dorong bersama-sama SKJ ini. Kita berharap ini dilakukan secara masif, dan berinformasi,” kata dia.

Zainudin berharap upaya itu mendapat bantuan dari Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) yang dikukuhkan beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut adalah berupa laporan, mengenai perkembangan SKJ pelajar ini di daerah-daerah.

“Bantuan dari teman-teman Igornas sangat kita burtuhkan, untuk melaporkan kepada kami, bagaimana perkembangan SKJ ini di daerah-daerah. Juga memonitor serta melakukan evaluasi, agar kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik di daerah,” kata dia.

Sementara itu dalam laporannya, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, mengemukakan SKJ pelajar ini diciptakan tahun lalu, yang disusul oleh pelatihan instruktur dari 34 provinsi.

Kemudian melalui Igornas, SKJ pelajar ini disebarluaskan ke 300 kabupaten dan kota. Bahkan pada acara launching tersebut, jumlah kabupaten kota yang menjadi peserta sudah mencapai 405 daerah.

Saat ini sudah terdapat 3.146 instruktur dari Aceh hingga Papua, dan sekitar 2.713.000 siswa telah menikmati senam ini. Adapun pada peluncuran di GBK, diikuti ratusan pelajar DKI Jakarta. (HS-08)

14 Tim Putra dan 12 Tim Putri Mengikuti Kejurnas Sepak Takraw di Kendal

Sambut Ganjar, 8700 Mahasiswa Unair Teriakkan Tugiman