in

Dialog Pengembangan Jateng, Anggota DPD RI: Peran Media Sangat Dibutuhkan Dalam Pembangunan Daerah

Dialog Pengembangan Jateng Anggota DPD RI Dapil Jateng, Abdul Kholik dengan PWI Kendal, di salah satu kafe di Kendal, Rabu (14/12/2022).

HALO KENDAL – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar acara Dialog Pengembangan Jawa Tengah bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kendal, di salah satu kafe di Kendal, Rabu (14/12/2022).

Acara menghadirkan nara sumber, Abdul Kholik selaku anggota DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah, dan Ketua PWI Kendal, Agus Umar, dengan Moderator Abdul Syukur, Ketua DPC PPP Kendal. Acara dihadiri pengurus dan anggota PWI Kendal, pengurus DPC PPP Kendal, tokoh agama, serta Forum Pemilih Pemula Kendal.

Ketua PWI Kendal, Agus Umar mengucapkan terima kasih atas digelarnya silaturahmi dan dialog bersama para wartawan yang bertugas di Kendal.

Menurutnya, ini adalah dialog yang kedua bersama DPD RI. Dengan digelarnya dialog, sinergitas antara PWI dengan DPD RI khususnya di Kendal terjalin dengan baik.

“Dialog-dialog seperti ini perlu diadakan, dalam rangka membahas terkait tupoksi dari DPD RI, kemudian berbagai permasalahan dan isu nasional. Karena kita bisa bersilaturahmi, saling bertukar pikiran dan menyamakan tujuan, dalam rangka pengembangan daerah, khususnya Jawa Tengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Abdul Kholik dalam pemaparannya mengungkapkan, DPD RI muncul setelah adanya reformasi yang mewakili setiap provinsi. Satu provinsi mempunyai empat wakil anggota DPD RI.

“Tupoksi kami sebenarnya hampir sama dengan DPR RI, namun tanggung jawab lebih berat DPR RI. Karena DPR RI memiliki kewenangan yang langsung menyentuh kepada anggaran. Jadi fungsi kami sebagai pengawasan saja,” terangnya.

Dikatakan, Jawa Tengah butuh akselerasi, supaya terjadi keseimbangan pembangunan antarkawasan. Kemudian mengarah kepada kekuatan industri yang berbasis kepada potensi asli Jawa Tengah. Terutama sektor maritim, agro pertanian dan pariwisata.

“Perlu dikembangkan pusat pertumbuhan ekonomi, untuk mengakselerasi sekaligus menyeimbangkan pembangunan dan kawasan,” ujarnya.

Kholik menjelaskan beberapa skema. Yaitu zona utara porosnya di Semarang, zona selatan porosnya di Purwokerto dan zona timur di Solo Raya. “Dengan skema ini, ada keseimbangan populasi dari 37 juta jiwa di Jawa Tengah, karakteristik daerah yang membutuhkan solusi bisa lebih fokus. Selain itu ada kolaborasi yang berpotensi lebih efektif dalam membangun ekonomi di zona-zona tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua DPC PPP Kendal, Abdul Sukur saat membuka acara mengatakan, peran wartawan sangat besar, karena informasinya mengedukasi. Diharapkan lebih banyak mengangkat isu-isu yang terkait dengan kearifan lokal serta membangun optimisme dan spirit bagi semua pihak untuk ikut mengambil peran aktif dalam pembangunan.

Untuk itulah, DPD RI atau senator menggandeng wartawan di Kendal, untuk berdialog, terkait pengembangan daerahnya.

“Seorang senator atau DPD tidak mungkin akan dikenal tanpa diberitakan oleh wartawan. Jadi senator sangat butuh peran serta dari par wartawan, untuk meliput kegiatannya,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog terkait program pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah, terkait UMP atau UMK, peningkatan perekonomian, dan pengembangan UMKM yang sejalan dengan pariwisata.(HS)

Bawaslu Beri Saran Perbaikan ke KPU

Dukung Kemajuan Kota, Mbak Ita Tekankan Pentingnya Sinergitas Pengelolaan Transportasi Publik