in

Denny Wirawan Tambah Wawasan fashion Para Pelajar SMK di Kudus Melalui Ruang Kreatif “Batik Kudus in Fashion”

Denny Wirawan memandu para peserta Ruang Kreatif "Batik Kudus in Fashion" melalui pelatihan virtual, Kamis (4/8/2022).

HALO BISNIS – Sejak 2015, Bakti Budaya Djarum Foundation bersama desainer Tanah Air Denny Wirawan senantiasa berupaya untuk membina dan membangkitkan geliat Batik Kudus melalui beragam pagelaran dan juga koleksi busana. Di tahun 2022 ini, keduanya kembali berkolaborasi untuk menambah wawasan para siswi SMKN 3 Kudus dan SMK NU Banat Kudus dengan jurusan Tata Busana di Kudus melalui Ruang Kreatif: “Batik Kudus in Fashion” oleh Denny Wirawan yang berlangsung secara hybrid mulai 29 Juli hingga 13 Agustus 2022 mendatang.

Batik Kudus sendiri merupakan warisan budaya dari pesisir Jawa Tengah yang berkembang sejalan dengan perkembangan kerajaan di Jawa. Batik Kudus telah dipresentasikan dalam berbagai pagelaran busana, baik nasional maupun internasional oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan juga Denny Wirawan. Di antaranya adalah pagelaran Pasar Malam, Jakarta (2015); Padma, New York Fashion Week (2016); Wedari, Jakarta (2017); Batik For The World, UNESCO, Paris (2018), dan Thai Silk Fashion Week, Bangkok, Thailand (2019); Pagelaran Busana Niti Senja, Jakarta (2021).

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengungkapkan, Ruang Kreatif: Batik Kudus in Fashion oleh Denny Wirawan merupakan salah satu upaya dan komitmen untuk melestarikan Batik Kudus.

“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menambah wawasan para pelajar SMKN 3 Kudus dan SMK NU Banat Kudus yang keduanya berada di bawah naungan Bakti Pendidikan Djarum Foundation, dengan jurusan tata busana yang memiliki minat di dunia fashion dengan menghadirkan sosok yang kerap memadukan Batik Kudus dengan tangan handalnya. Kami harap dalam kegiatan kolaborasi dari Bakti Budaya Djarum Foundation dan Bakti Pendidikan Djarum Foundation ini dapat mensinergikan program-program kami dan tentunya juga selain menambah wawasan untuk bekal para pelajar dalam berkarya. Kegiatan ini nantinya juga akan melahirkan desainer-desainer baru di Tanah Air yang dapat mengharumkan nama bangsa,” katanya, Kamis (4/8/2022).

Rangkaian kegiatan Ruang Kreatif: Batik Kudus in Fashion oleh Denny Wirawan ini telah dimulai pada 29 – 31 Juli 2022 yang diawali dengan Pre-test. Di mana para peserta diminta untuk mengisi form pertanyaan dan membentuk kelompok kerja berisikan 13 pelajar yang memiliki keterampilan menjahit, mendesain pakaian, membuat pola, serta public speaking. Selanjutnya, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan mentoring secara hybrid tentang Ready To Wear, Sustainable Fashion, Padu Padan Warna dan tentunya materi mengenai tips dan trik mengolah Batik kudus agar menjadi pakaian yang fashionable pada 1 – 12 Agustus 2022.

“Di tahun ini, saya ingin fokus membagikan ilmu yang telah saya peroleh selama 7 tahun tentang Batik Kudus kepada para pelajar di Kudus. Selain memberikan materi tentang Batik Kudus, saya juga membekali peserta dengan materi lain yaitu Ready To Wear, Sustainable Fashion, Padu Padan Warna. Rangkaian kegiatan ini, mendapat antusiasme tinggi dari para pelajar dari SMKN 3 Kudus dan SMK NU Banat Kudus dan diikuti oleh 182 pelajar dengan jurusan tata busana dari kedua sekolah. Dalam mentoring pertama yang diselenggarakan secara virtual, para pelajar terlihat sangat bersemangat mendengarkan penjelasan dan kerap melontarkan pertanyaan-pertanyaan dari materi yang saya berikan. Semoga program ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para peserta,” ujar Denny Wirawan.

Puncaknya, pada 13 Agustus 2022 mendatang, para peserta dari SMKN 3 Kudus dan SMK NU Banat Kudus berkesempatan untuk memperlihatkan hasil karyanya dalam showcase mini fashion show dan juga mendapatkan penilaian dari para juri. Di penghujung acara, akan dipilih sejumlah peserta terbaik yang berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa kelas singkat di sekolah mode ternama Jakarta.

Sebagai informasi, Denny Wirawan sendiri memulai karir fashionnya dengan bekerja di Prajudi Admodirdjo pada tahun 1992. Dia menandai debut desainernya pada tahun 1993 ketika menjadi Juara II & Juara Favorit di Lomba Perancang Mode yang diadakan oleh majalah Femina. Karirnya berkembang pada tahun 1999 saat ia bergabung dengan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) dan ia selalu berkontribusi pada Trend Show tahunan organisasi tersebut. Empat tahun kemudian, ia mendirikan studio mode dan mulai membuat koleksinya sendiri dengan label DENNY WIRAWAN.

Desain Denny Wirawan berkarakteristik berbeda dengan yang lain; misterius, provokatif namun penuh dengan keanggunan dan glamor. Satu dari gaya khasnya yang tak pernah ia lupakan adalah memadukan berbagai susunan motif cetak serta hiasan manik-manik yang sangat indah. Keberadaan dan kontribusinya di dunia fashion Indonesia menjadikannya sebagai satu dari fashion designer terbaik di Indonesia yang dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diterimanya baik dari media maupun dari berbagai kegiatan mode di Indonesia.(HS)

25 Desa dari Lima Kecamatan jadi Lokus Kemiskinan Ekstrem di Kendal

Jadi Motivator HIPMI Goes To Smanik, Ini yang Disampaikan Bupati Kendal