HALO SPORT – Conor Gallagher menjadi salah satu pemain yang menonjol di tengah kesulitan yang dialami Chelsea musim ini.
Ironisnya, penampilan Gallagher yang menonjol itu justru membuatnya terancam dijual demi kebaikan The Blues.
Manajemen Si Biru berniat melepas gelandang 24 tahun itu untuk menyeimbangkan neraca keuangannya.
Klub London Barat ini jor-joran membeli pemain sejak kedatangan pemilik baru, Todd Boehly, pada 2022 dengan nilai belanja lebih dari 1 miliar pound.
The Blues butuh mendapatkan dana sekitar 100 juta pound musim panas nanti untuk lolos dari sanksi Financial Fair Play (FFF).
Gallagher menjadi cara cepat Chelsea untuk mengeruk uang karena saat ini performa tim sedang inkonsisten.
Si Biru tercecer di posisi ke-11 dalam klasemen sementara Liga Primer Inggris 2023-2024 dan tak banyak pemain yang bisa dilego.
Berbagai kerumitan itu menghadirkan berkah tersendiri buat Conor.
’’Peran menjadi pemimpin tim itu sangat saya nikmati dan membantu saya lebih berkembang sebagai pemain,’’ kata Gallagher seperti dikutip dari Metro.
Terkait masa depannya, dia mengaku pasrah.
Manajemen The Blues memang harus bergerak cepat agar terhindar dari hukuman gara-gara FFF.
Jika melego Conor jadi pilihan yang pas, mereka akan melakukannya.
Selain Chelsea, Manchester City juga terancam hukuman yang sama.
Sejauh ini Premier League telah menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada Everton dan Nottingham Forest. (HS-06)