HALO SPORT – Performa motor YZR-M1 Yamaha masih dikeluhkan pembalapnya.
Alex Rins mengaku kecewa setelah gagal finis pada balapan MotoGP Thailand, 27 Oktober lalu.
Dia mengalami masalah yang hampir serupa dengan rekan setimnya, Fabio Quartararo.
Mantan pembalap Suzuki itu mengeluhkan masalah ban.
Mereka membutuhkan beberapa putaran terlebih dahulu untuk mencapai kecepatan optimal.
’’Secara keseluruhan, kondisinya sama saja dengan kondisi kering,’’ tutur Rins seperti dilansir dari Crash.
’’Kami mengalami masalah yang sama, butuh waktu lama, dan banyak putaran untuk memanaskan ban belakang,’’ tambahnya.
Menurut pembalap asal Spanyol itu, motornya tak memiliki cengkeraman sama sekali pada bagian pertama balapan.
Sebagai referensi, waktu lap terbaik pemenang lomba Pecco Bagnaia adalah 1 menit 39.794 detik.
Rins memiliki ritme yang sama, tapi ketika dia mengejar kelompok di depan, kecepatannya turun menjadi 1 menit 41 detik.
Rins menegaskan pembalap Honda memiliki daya cengkeram jauh lebih baik darinya.
’’Saya coba mengambil jalur yang berbeda untuk menyalip, tapi saya mulai kalah karena depan terlalu lunak,’’ jelasnya.
Rins juga frustrasi dengan turunnya hujan selama lomba.
Kesamaan karakteristik YZR-M1 dalam kondisi kering dan basah membuat balapan tersebut semakin memperkuat keyakinan Alex tentang apa saja titik lemah motornya.
Dia berharap bisa tampil lebih baik pada Grand Prix (GP) Malaysia di Sirkuit Sepang, 1-3 November 2024.
Dalam klasemen sementara pembalap, Rins menduduki urutan ke-19 dengan mengoleksi 23 poin. (HS-06)