in

Darurat Narkoba, Legislator Minta Menkeu Tambah Anggaran Pencegahan

Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng mengikuti Rapat Kerja Komisi XI di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024). (Foto: dpr.go.id)

 

HALO SEMARANG – Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng berharap Menteri Keuangan Sri Mulyani, menambah anggaran pencegahan narkoba, yang selama ini dinilai masih terlalu kecil.

Menurutnya, masalah narkoba di Indonesia sudah sangat parah dan dapat mengganggu tujuan Indonesia Emas 2045.

”Jadi menurut saya, pemerintah harus menaruh juga program tentang pemberantasan narkoba,” kata Melchias Markus Mekeng, dalam Rapat Kerja Komisi XI di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024).

Menurut dia, penyalahgunaan narkoba merupakan sesuatu yang tidak terlalu kelihatan, tetapi akan merusak bangsa ini.

“Jadi tujuan kita untuk mencapai negara emas tahun 2045 itu terganggu dengan narkoba-narkoba ini,” kata dia, seperti dirilis dpr.go.id.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa anggaran pencegahan narkoba saat ini di seluruh Indonesia masih sangat kecil, hanya Rp 185 miliar.

Ia pun mengingatkan jika pemerintah harus mempunyai konsen yang tinggi terhadap masalah narkoba.

”Nah kalau pemerintah tidak mempunyai konsen yang tinggi, ini tinggal tunggu waktu saja. Bahwa nanti anak-anak yang diproduksi adalah anak-anak hasil daripada orangtuanya narkoba. Yang tidak peduli dengan kehidupan keluarganya,” tegas Legislator Dapil NTT I ini.

Lebih lanjut, Mekeng mengungkapkan Indonesia merupakan sasaran dari pasar narkoba. Yang mana, pengguna narkoba di Indonesia jumlahnya hampir 4 juta orang.

”3-4 juta pengguna narkoba. Penggunanya itu berusia 25-50 tahun. Usia-usia produktif. Dan mereka menghabiskan kurang lebih 500-600 triliun. Bayangkan uang yang sebesar itu. Merusak bangsa ini,” kata dia. (HS-08)

Persiapan Puncak, Jemaah Diminta Tidak Bepergian ke Luar Kota Perhajian

Bos Ducati Ungkap Alasan Pilih Marquez