in

Dari Kepedulian Jadi Gerakan, Wali Kota Salatiga Apresiasi Inovasi Pasar Sandang Murah

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan membuka Pasar Sandang Murah ke-11, yang diinisiasi oleh Yayasan Hati Beriman Salatiga (YHBS) melalui Radio BASS FM. Kegiatan berlangsung khidmat di wilayah Cebongan, Salatiga, belum lama ini. (Foto : salatiga.go.id)

 

HALO SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan membuka Pasar Sandang Murah ke-11, yang diinisiasi oleh Yayasan Hati Beriman Salatiga (YHBS) melalui Radio BASS FM. Kegiatan berlangsung khidmat di wilayah Cebongan, Salatiga, belum lama ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Camat Tingkir, Lurah Tingkir Tengah, Lurah Cebongan, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil Tingkir.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada BASS FM dan para donatur, yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, Pasar Sandang Murah merupakan langkah kreatif dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sandang dengan harga terjangkau.

Wali Kota menilai inovasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat tanpa bergantung pada proposal pembiayaan maupun anggaran pemerintah.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga siap bersinergi dengan BASS FM dan berbagai lembaga sosial lainnya agar jangkauan penerima manfaat semakin luas di masa mendatang.

Selain aspek ekonomi, Wali Kota juga menyoroti nilai edukasi yang terkandung dalam kegiatan ini.

Melalui penyaluran pakaian bekas layak pakai, masyarakat diajak mendukung gerakan cinta lingkungan sekaligus mempraktikkan pola hidup sederhana.

Wali Kota berpesan agar warga mengedepankan prinsip kesederhanaan, dengan merasa cukup atas apa yang dibutuhkan, bukan sekadar yang diinginkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan rasa syukur, serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Salatiga.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hati Beriman Salatiga, Tumidi menjelaskan bahwa program ini berawal dari empati kelompok ibu-ibu terhadap bencana di Donggala.

Seiring waktu, antusiasme masyarakat yang tinggi menjadikan gerakan ini sebagai agenda rutin untuk membantu warga lokal.

Mekanisme yang dijalankan meliputi pengelolaan sumbangan pakaian dari para donatur, proses sortir yang ketat, kemudian penjualan kembali dengan harga sangat murah.

Hasil penjualan tersebut selanjutnya dibelanjakan dalam bentuk sembako untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Pihak yayasan juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wali Kota yang menambah semangat para relawan untuk terus berbuat kebaikan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar program ini dapat berjalan lancar, berkelanjutan, serta membawa keberkahan bagi para donatur dan seluruh masyarakat Kota Salatiga. (HS-08)

 

 

Olahraga Lari Masih Menjadi Primadona Masyarakat Jateng

Perkuat Layanan Informasi Publik, Bupati Lantik Direktur Radio Suara Kudus