HALO KENDAL – Setidaknya ada 20 orang yang berusaha merobohkan sapi kurban Idul Adha di Desa Pandean, Lamper Sari, Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, ketika akan disembelih.
Sapi berbobot 1,1 ton tersebut merupakan hewan kurban dari Haji Muhammad Nurul Hidayat, seorang pengusaha konter handphone setempat.
Nurul Hidayat mengaku, dirinya sejak tahun 2018 rutin berkurban sapi jumbo setiap Idul Adha. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk rasa syukur dan niat berbagi kepada warga sekitar.
“Sapi yang saya kurbankan pada Idul Adha tahun ini, saya beli dari peternak di daerah Ponorogo, Jawa Timur,” ujarnya kepada awak media.
Nurul Hidayat menyebut, proses penyembelihan sempat berlangsung menegangkan. Karena beberapa kali sapi memberontak saat hendak direbahkan. Namun, dengan kerja sama puluhan warga, sapi akhirnya dapat dijatuhkan dan disembelih sesuai syariat.
“Saya memang niatkan setiap tahun kurban sapi besar seperti ini. Tujuannya supaya lebih banyak yang bisa menikmati daging kurban, terutama warga sekitar dan kaum duafa,” ungkapnya.
Warga pun tampak antusias menyaksikan prosesi penyembelihan. Banyak anak-anak dan orang dewasa yang berkerumun di depan rumah Hidayat, penasaran dengan ukuran sapi yang tidak biasa.
Daging kurban sapi jumbo tersebut kemudian dibagikan secara merata kepada masyarakat sekitar dan sebagian disalurkan untuk kalangan yang membutuhkan.
“Insya-Allah ke depannya saya bisa terus istiqomah dalam bentuk berkurban sapi jumbo setiap tahunnya. Ini sebagai wujud rasa syukur dan juga kepedulian sosial,” jelasnya.(HS)